Kejar Geng Motor yang Berulah, Seorang Satpam Tewas Dibacok di Jakut

Kejar Geng Motor yang Berulah, Seorang Satpam Tewas Dibacok di Jakut

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 22:55 WIB
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Seorang petugas satpam, Mika Natalida Zebua (24), tewas dibacok anggota geng motor di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Korban dibacok setelah sebelumnya mengejar para pelaku dari Cakung, Jakarta Timur.

"Saat korban dan temannya, Aldiana Rahmadini, berjaga, lewat 2 motor berboncengan. Lalu oleh Aldiana ditegur kalau jalan jangan di tengah jalan. Pengendara motor tersebut malah mengacungkan celurit," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Heri Susianto di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, Senin (11/11/2019).

Peristiwa terjadi pada Minggu (10/11), sekitar pukul 01.45 WIB. Mika sebelumnya mengejar para pelaku dari kompleks perumahan di Cakung, Jakarta Timur.

"Selanjutnya korban bersama saksi dengan memakai motor langsung mengejar pengendara motor tersebut hingga ke Rorotan, Cilincing. Sampai di lokasi, motor korban terjatuh dan saat itu juga, pelaku yang membawa clurit langsung membacok punggung korban," lanjutnya.


Budhi mengatakan Mika mengalami banyak luka robekan di punggung. Korban pun tewas ketika akan dibawa ke rumah sakit untuk diberi pengobatan.

Dia menambahkan, polisi langsung melakukan olah TKP dan diketahui, pelaku berjumlah 9 orang. Penyelidikan dilakukan dan tak butuh waktu lama, 4 pelaku, yakni AJ (17), JS (19), MCAR (18), dan AGA (17), dapat ditangkap polisi.

"AJ yang membacok korban dengan klewang. Sedangkan tersangka lainnya yang DPO (daftar pencarian orang), Piki, membacok korban dengan parang. Sementara pelaku lainnya berperan melakukan penyerangan," tuturnya.

Polisi pun menyita barang bukti berupa 1 sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah, 1 celurit, 1 celurit panjang jenis sabit, 1 parang, pakaian korban yang berlumuran darah, pakaian pelaku saat kejadian, dan 1 flash disk berisi rekaman kejadian.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Geng motor yang berbuat ulah dan meresahkan masyarakat akan diberantas dan ditindak tegas," pungkas Budhi.

Halaman

(mea/mea)