Sakit Hati, Pria di Bekasi Curi Perhiasan Eks Majikan Senilai Rp 20 Juta

Sakit Hati, Pria di Bekasi Curi Perhiasan Eks Majikan Senilai Rp 20 Juta

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 19:59 WIB
Foto: Isal Mawardi/detikcom
Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Seorang pria bernama Satori (49) mencuri perhiasan mantan majikannya senilai Rp 20 juta. Ia nekat mencuri lantaran sakit hati.

"Dia ada sakit hati dengan pelapor. Dulu ada kejadian (pelaku pernah) dikasih uang sama kakaknya (korban). kakaknya (korban) itu baik kepada terlapor, baik suka meminjamkan uang ke sopir itu. Namun dituduh dia (pelaku) memanfaatkan kakaknya yang baik (oleh korban)," ujar Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi, di kantornya, Perumahan Prima Regency, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (11/11/2019).

Karena sakit hati, pelaku mencuri sejumlah emas batangan di rumah korban, Sumiarsih Pujilaksana di Perumahan Taman Wisma Asri, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (8/11) pukul 05.15 WIB. Selain menguasai lokasi pencurian karena pernah bekerja beberapa tahun dengan korban, pelaku punya kunci duplikat rumah majikanya.

Pelaku mencuri sejumlah perhiasan emas di antaranya 2 gelang berlian seberat 20 gram, 1 buah liontin berlian, 1 buah anting berlian, 1 buah cincin berlian, dan 1 buah jam tangan warna emas. Dedi mengatakan pelaku sengaja mengincar perhiasan untuk menyakiti hati korban.

"Ya kalau sakit hati kan pasti barang-barang yang menurut dia itu bisa menyakitkan hati korban," ujar Dedi.



Namun, aksi pelaku terekam CCTV rumah. Korban langsung melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek Bekasi Utara.

Setelah mengumpulkan informasi, polisi mendapati pelaku bersembunyi di rumah mantan istrinya di Kebalen, Babelan, Kota Bekasi. Kemudian polisi melakukan penggerebekan di rumah mantan istri pelaku pada Sabtu (9/11).

"Ada upaya pelaku melarikan diri, naik ke genteng atas dari rumah, dengan menjebol plafon, sehingga tanpa perlawanan kita bisa mengamankan terlapor," kata Dedi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang telah dicuri korban. Total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

"Kerugian berkisar Rp 20 Juta," tutur Dedi.

Pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.


Halaman

(isa/mea)