Tumpahan Batu Bara di Pantai Lhoknga Aceh Belum Tuntas Dibersihkan

Tumpahan Batu Bara di Pantai Lhoknga Aceh Belum Tuntas Dibersihkan

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 13:09 WIB
Ilustrasi Pantai Lhoknga (Agus Setyadi/detikcom)
Ilustrasi Pantai Lhoknga (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh - Batu bara yang tumpah di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, setahun lalu hingga kini belum tuntas dibersihkan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mengakui proses pembersihan berjalan sedikit lambat.

"Proses pembersihan memang belum selesai. Baru tahap I sebanyak 2000 ton (batu bara yang dibersihkan)," kata Kepala Dinas LHK Aceh Sahrial saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, pembersihan tahap kedua juga mengalami sedikit keterlambatan karena adanya negosiasi antara Kementerian LHK dan penanggung jawab batu bara. Proses negosiasi baru selesai dilakukan akhir Oktober kemarin.

Sahrial menyebut pembersihan batu bara tahap kedua bakal dilakukan dalam waktu dekat. Pihak penanggung jawab akan menyosialisasikan proses pembersihan ke masyarakat setempat.




"Teknis operasional pembersihannya akan disosialisasikan agar tidak terjadi kendala di lapangan nanti," jelas Sahrial.

Seperti diketahui, tumpahan batu bara di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, terjadi pada Juli 2018. Kala itu, sebuah kapal yang mengangkut batu bara terbelah dua akibat diterjang badai.

Batu bara yang tumpah tersebut dipasok ke pabrik semen PT Solusi Bangun Andalas (SBA). Pihak perusahaan mengaku sudah membersihkan pantai Lhoknga pascakejadian.

"Pembersihan tumpahan batu bara akibat kapal tongkang pembawa batu bara yang karam karena terbawa arus saat cuaca buruk pada bulan Juli tahun 2018, telah dilakukan di area bibir pantai hingga kedalaman dua meter," kata Communications & Event Specialist PT SBA Faraby Azwany dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (7/11).

Menurut Faraby, pembersihan dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan dipimpin langsung oleh Panglima Laot Lampuuk. Berdasarkan hasil diskusi seluruh tim yang terlibat, pembersihan tumpahan batu bara dilakukan dalam dua tahap.

Pada 26 Juni 2019, survei gabungan dilakukan oleh tim yang terdiri dari DLHK, KLHK, GAKKUM, P&I, PT Solusi Bangun Andalas (SBA), serta komite penanggulangan tumpahan batubara, untuk memantau hasil pembersihan yang telah dilakukan. Metode pembersihan tahap selanjutnya juga sudah dievaluasi.

"Pembersihan akan dilakukan dalam waktu dekat sesuai mekanisme dan teknis pelaksanaan yang disepakati. Jadwal sosialisasi pembersihan tahap dua akan dilakukan pada tanggal 14 November 2019 kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat di bawah koordinasi DLHK Provinsi Aceh," jelas Faraby.




Tonton juga video Gajah Bantu PLN Banda Aceh 'Terangi' Serambi Mekah:

[Gambas:Video 20detik]



(agse/fdn)