Laporannya Sempat Ditolak, Ade Armando Urungkan Niat Polisikan Fahira Idris

Laporannya Sempat Ditolak, Ade Armando Urungkan Niat Polisikan Fahira Idris

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 11 Nov 2019 12:54 WIB
Ade Armando (Samsuduha/detikcom)
Ade Armando (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Ade Armando batal melaporkan balik anggota DPD RI Fahira Idris terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Dosen Universitas Indonesia (UI) ini memilih berkonsentrasi mengawal isu dugaan korupsi Pemprov DKI Jakarta.

"Nggak jadi (melaporkan balik Fahira), saya tunda saja," kata Ade Armando saat dikonfirmasi detikcom, Senin (11/11/2019).

Dia beralasan enggan membuat laporan polisi terhadap Fahira Idris agar tidak memecah konsentrasi dalam mengawal isu dugaan korupsi di Pemprov DKI Jakarta.

"Saya khawatir ini mecah perhatian dan tenaga dari pusat masalah, yaitu penghamburan dan potensi korupsi pemerintahan DKI," ungkap Ade.

Ade belum memastikan apakah ke depan akan melaporkan balik Fahira Idris atau tidak setelah laporannya ditolak polisi.

"Lihat perkembangan isu Anies dan saya sudah dipanggil polisi untuk klarifikasi laporan," kata Ade.
Diketahui, Ade sempat melaporkan Fahira terkait kasus pencemaran nama baik pada Jumat (8/11) lalu. Namun, polisi belum menerima laporan itu dengan alasan bukti-bukti Ade yang kurang lengkap. Ade pun saat itu berencana kembali melaporkan Fahira pada hari ini.

Sebelumnya, Ade Armando berencana melaporkan Fahira atas tuduhan pencemaran nama baik. Ade tidak terima disebut 'kebal hukum' oleh Fahira Indris.

Fahira Idris sebelumnya lebih dulu melaporkan Ade Armando ke polisi karena Ade mem-posting foto Anies Baswedan berwajah Joker. Terkait laporan itu, Fahira telah diperiksa oleh polisi. Fahira menyebut dia melaporkan Ade Armando bukan karena Anies Baswedan.




Tonton juga video Korban Pelecehan Dewas BPJS-TK Minta RUU PKS Disahkan:

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(mea/fjp)