detikNews
2019/11/10 20:00:17 WIB

Round-Up

Dinamika di Balik Munculnya Nama Baru Cawagub DKI

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Dinamika di Balik Munculnya Nama Baru Cawagub DKI Foto: Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Tarik-ulur nama cawagub DKI Jakarta terus bergulir. Sempat muncul nama-nama baru yang akan mengisi kursi DKI 2 itu. Namun, nama-nama itu kemudian belum ditindak lanjuti lagi.

Munculnya nama-nama baru cawagub DKI Jakarta ini mulanya diungkap oleh Partai Gerindra. Gerindra menjelaskan, nama-nama tersebut diusulkan oleh PKS.

"Bahwa PKS telah mengusulkan dua orang Wagub DKI dan kami setujui sebagai partai pengusung bersama, yaitu Saudara Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Di perjalanannya, pengusulan tersebut berjalan, namun tidak ada tindak lebih lanjut dari DPRD dan kemudian pemilihan pengganti wagub jadi berlarut-larut," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).


Dasco melanjutkan PKS sempat mengirim surat ke Gerindra untuk mengajak mengganti nama calon wagub yang telah diusung. Tapi, menurut Dasco, surat itu ditarik kembali oleh PKS.

"Agustus 2019, PKS juga telah mengirim surat kepada Partai Gerindra dengan mengajak Partai Gerindra sebagai pengusung untuk mengganti nama calon pengganti wagub dengan dua nama, yaitu Saudara Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis," ujar Dasco.

"Atas masukan usulan dari PKS kepada Gerindra sebagai partai pengusung, Partai Gerindra kemudian mengadakan rapat koordinasi, baik dengan Partai Gerindra DKI Jakarta maupun dengan desk Pilkada DPP Partai Gerindra. Namun baru satu minggu kemudian, surat tersebut kemudian ditarik kembali surat yang ditandatangani oleh Presiden PKS dan Sekjen, lalu Ketua DPW PKS DKI dan Sekretaris. Itu ditandatangani oleh Sakir Purnomo dan Agung Yulianto," sambungnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com