Sejarah Meme: dari Bayi Joget hingga Larangan di Rusia

Memahami Meme

Sejarah Meme: dari Bayi Joget hingga Larangan di Rusia

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 10 Nov 2019 18:33 WIB
Foto: Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono)
Foto: Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono)
Jakarta - Meme internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan meme tertentu dilarang di Rusia.

Limor Shifman dalam bukunya, 'Memes in Digital Culture', menjelaskan 'meme internet' sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme.

"Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya," tulis Shifman.


Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain.

Sejarah Meme: dari Bayi Joget hingga Larangan di RusiaFoto: Karakter-karakter Rage Comic (ragermaker)


Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Masih ingat intro lagu 'Akad' milik Payung Teduh yang berdurasi 10 jam? Itu adalah meme dalam bentuk video, sifatnya repetitif (diulang-ulang), simpel, lucu, dan konyol.

Untuk gambar meme, Shifman mengemukakan ciri utamanya adalah penempatan gambar yang ganjil dan gerakan membeku. Satu syarat kadang tidak diikuti syarat lain. Namun yang jelas, meme bersifat tidak sempurna dan jelek bila dinilai secara sekilas.


"Tidak rampung, kasar, terkesan amatir, bahkan video aneh mengundang orang-orang untuk berkumpul dan mengisi kekurangan itu, atau mencaci-maki pembuatnya," tulis Shifman.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3