ADVERTISEMENT

Kemarau Panjang, Situ Tasikardi di Serang Mengering

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 10 Nov 2019 13:55 WIB
Foto: Situ Tasikardi di Serang Mengering (Bahtiar-detikcom)
Serang - Akibat kemarau panjang, Situ Tasikardi di kawasan Banten Lama, Desa Margasana, Kramatwatu, Serang, mengering. Dasar situ tanahnya kerontang dan hanya menyisakan sejengkal air yang terlihat menghijau.

Situ Tasikardi merupakan peninggalan masa Kesultanan Banten yang dibangun masa Maulana Yusuf sekitar 1570-1580 oleh Hendrik Lucas Cardeel. Di tengah-tengah danau dibuat sebuah pulau kecil yang disebut Kapuntren. Konon pulau kecil tersebut diperuntukan untuk ibu dari sultan.

Situ ini kemudian dijadikan tempat rekreasi keluarga sultan. Danau buatan ini juga dijadikan penampungan air sebelum dijernihkan untuk kebutuhan kawasan kota Banten Lama pada masa kesultanan. Situ kemudian menjadi cagar budaya pada 16 Juni 1998.

Mengeringnya situ sendiri terjadi sejak kemarau panjang yang melanda kawasan Serang. Selain itu, tidak ada pasokan air dari aliran irigasi kali Kronjen.





Lihat video Sedih, Warga Polman Harus Jalan 2 Km Demi Air Bersih:




Warga setempat, Kholil mengatakan mengeringnya situ Tasikardi disebabkan kemarau dan pasokan air irigasi yang kurang. Mengeringnya situ ini baru pertama kali terjadi.

"Ini sudah sekitar 8 bulan mulai mengering, karena nggak ada pemasukan air ke situ," kata Kholil saat berbincang di Serang, Banten, Minggu (10/11/2019).


Selain itu, mengeringnya situ juga mengakibatkan berkurangnya wisatawan. Biasanya, situ dengan luas kurang lebih 6 hektare ini dijadikan tempat beristirahat warga setelah berkunjung ke kawasan Banten Lama. (bri/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT