detikNews
Sabtu 09 November 2019, 21:34 WIB

Ikut Jadi Inisiator Partai Gelora, Deddy Mizwar Lihat Harapan Baru

Eva Safitri - detikNews
Ikut Jadi Inisiator Partai Gelora, Deddy Mizwar Lihat Harapan Baru Deddy Mizwar (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Deddy Mizwar bergabung dengan Partai Gelora. Deddy Mizwar mengaku mendukung Partai Gelora, yang dinilai memunculkan semangat baru di Indonesia.

"Nggak, saya nggak tahu, bukan bicara masalah posisi. Yang penting adalah bagaimana mendukung sebuah arah baru ini, gelombang baru, paradigma baru dari partai yang sebelumnya," ujar Deddy Mizwar di Hotel Park Regis Arion, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Deddy Mizwar menilai parpol yang ada saat ini sudah berubah tujuan. Partai yang seharusnya berjuang untuk kepentingan rakyat tapi malah sebaliknya.

"Jadi bukan hanya mengeksploitasi masyarakat untuk kepentingan partai, tapi sebetulnya partai yang berjuang untuk kepentingan rakyat. Saya kira ini harus disadari adalah perubahan-perubahan siklus 20 tahun yang, kalau kita nggak bisa beradaptasi dengan cepat dan tepat, arus gelombang itu akan menenggelamkan," katanya.

Karena itu, Deddy Mizwar akan mendukung arah baru yang digagas Partai Gelora dengan mengembalikan fungsi kepartaian.

"Oleh karena itu, saya berpikir mendukung sebuah visi misi baru ini, arah baru yang memang dibutuhkan oleh bangsa ini ke depan. Mudah-mudahan masyarakat konsisten, arahnya betul, konsistensinya, ini yang perlu kita kawal," kata Deddy.

"Jadi masalah pindah partai bukan hal yang luar biasa. Dari Golkar bikin NasDem, dari Golkar bikin Hanura, itu hal yang biasa. Bukan hal yang harus dihebohkan. Semuanya kan saudara kita, semuanya dasarnya kan Pancasila dan UUD 1945. Tapi bagaimana kinerjanya yang bisa langsung mewakili atau untuk kepentingan rakyat. Implementasi itu yang harus direaktualisasi," lanjut Deddy.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengatakan Deddy Mizwar merupakan salah satu inisiator. Sebab, Deddy juga turut serta dalam pembahasan rencana transformasi partai baru yang telah dibicarakan 10 tahun lamanya.

"Tapi sebetulnya transformasi politik itu kami sendiri sudah mikir panjang, sudah 10 tahun lebih kami mendiskusikan. Nah, teman kita yang berdiskusi inilah yang kemungkinan akan gabung. Dan salah satunya adalah orang seperti Pak Deddy. Orang Pak Deddy itu ngobrol sama kita sudah panjang," tutur Fahri.




(eva/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com