detikNews
2019/11/09 21:07:08 WIB

Dituding Gelapkan Anggaran Pemprov DKI, Eks Staf Ahok Akan Lapor Polisi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dituding Gelapkan Anggaran Pemprov DKI, Eks Staf Ahok Akan Lapor Polisi Eks staf Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, Ima Mahdiah (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Eks staf Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, Ima Mahdiah, tak terima disebut netizen di Twitter terima gaji dari konglomerat dan menggelapkan anggaran Pemprov DKI Jakarta. Ima berencana mempolisikan netizen tersebut.

Ada dua netizen yang diminta Ima menunjukkan bukti, yakni akun Twitter @_haye_ dan @PanglimaHansip. Ima memberi waktu 3x24 jam kepada kedua akun tersebut untuk menunjukkan bukti. Bila dua akun itu tidak dapat melakukannya, Ima akan mempolisikan keduanya.

"Untuk @_haye_ dan @PanglimaHansip saya tunggu 3x24 jam untuk mencari bukti jika saya digaji oleh konglomerat pada masa bantu BTP di DKI dan gelapkan anggaran seperti yang dituduhkan. Jika tdk bisa membuktikan maka saya akan laporkan balik," demikian cuit Ima di akun Twitter-nya, @imadya, seperti dilihat detikcom, Sabtu (9/11/2019).


Dimintai konfirmasi mengenai cuitan tersebut, Ima menjelaskan tudingan terhadapnya terjadi setelah dirinya berbicara tentang temuan kejanggalan penyusunan anggaran 2020 di Pemprov DKI Jakarta pada salah satu stasiun televisi nasional. Dia tak ingin tudingan tanpa bukti yang dicuitkan kedua akun tersebut mempengaruhi pikiran publik.

"Jadi kemarin ada yang biasa, mungkin habis tampil di Mata Najwa bongkar anggaran ini banyak serangan tuh dateng kan. Cuma saya begini, kalau yang hoax itu kadang ada masyarakat memang dia ini kepengaruh. Nah yang kepengaruh ini saya takut kepengaruh karena di situ ditulisnya kan menggelapkan anggaran, anggaran di mana?" kata Ima saat ditemui di Jalan Arteri Kelapa Dua, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar, Sabtu (9/11/2019).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com