detikNews
2019/11/08 21:26:49 WIB

Ma'ruf Beri Sambutan di Acara Maulid Nabi, Jokowi: Penghormatan ke Beliau

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 1
Maruf Beri Sambutan di Acara Maulid Nabi, Jokowi: Penghormatan ke Beliau Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin dalam acara Maulid Nabi di Istana Negara (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin malam ini memberikan sambutan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hal tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap Ma'ruf.

"Ya penghormatan kepada beliau. Beliau kan ahlinya. Benar kan tadi kan. Apa yang beliau sampaikan tadi itulah yang harusnya kita kerjakan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Saat ditanya apakah nantinya hal itu akan menjadi tradisi saat Maulid Nabi, Jokowi mengatakan tidak. Ma'ruf yang berdiri di sampingnya bahkan mengatakan cukup sekali.


"Nggak, sekali saja," kata Ma'ruf.

"Bisa saja bergantian Pak Kiai, Pak Wapres bergantian. Saling mengisi," timpal Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi mengatakan apa yang disampaikan Ma'ruf dalam sambutannya memang merupakan hal yang harus dikerjakan. Bahwa pemerintah harus meneladani semangat perubahan Nabi Muhammad SAW untuk Indonesia maju.

"Tadi udah jelas sekali yang beliau sampaikan. Sudah jelas itu yang kita ikuti," ujarnya.


Ma'ruf malam ini memang perdana memberikan sambutan sebagai wapres dalam acara Maulid Nabi di Istana Negara. Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan semangat perubahan yang dipunya Nabi Muhammad bisa jadi teladan dalam rangka membangun Indonesia maju.

"Perubahan yang dilakukan Rasul adalah perubahan pada manusianya, dari akidah, cara berpikir, dan perilakunya. Semangat perubahan seperti Rasul itu yang ingin kita contoh dan teladani. dalam rangka membangun Indonesia, Indonesia yang lebih baik, mengubah Indonesia dari negara yang berpendapatan menengah, middle income country, menjadi negara yang berpendapatan tinggi, high income country," kata Ma'ruf.

"Merubah Indonesia menjadi Indonesia maju. Indonesia maju tergantung manusianya. Oleh karena itu, maka pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM sebagai prioritas," sambungnya.
(mae/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com