detikNews
2019/11/08 16:05:05 WIB

Dukung Evaluasi Pilkada Langsung, PAN Singgung Pengawas yang Wafat

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dukung Evaluasi Pilkada Langsung, PAN Singgung Pengawas yang Wafat Eddy Soeparno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - PAN menilai persoalan pilkada tidak hanya masalah biaya. Jika akan dievaluasi, PAN menyebut sebaiknya evaluasi juga menyasar soal mekanisme pelaksanaan pilkada.

"Saya lihat pilkada itu tidak hanya menyisakan persoalan terkait biaya. Akan ada pilkada serentak tahun 2020 dan 2024 ya, di antara itu nggak ada pilkada lagi. Artinya, Pilkada 2020 kita punya pilkada banyak, tahun 2024 kita punya pilkada lebih banyak lagi karena 570-an pilkada nanti tahun 2024 berbarengan dengan pilpres dan pileg," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

"Bagaimana kesiapan dari penyelenggaraan, bagaimana kesiapan dari pengawas ya, terus ya bagaimana kesiapan anggaran itu juga harus kita perhatikan," imbuhnya.


Menurut Eddy, evaluasi pilkada sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Berkaca dari Pemilu 2019, pelaksanaannya memakan korban petugas KPPS dan berpotensi membuat masyarakat bingung.

"Jadi kalau mau melakukan evaluasi, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh mekanisme pelaksanaan pilkada serentak ini. Karena dengan pilpres dan pemilu yang digabung jadi satu saja, dengan segala rasa hormat, begitu banyak korban dari aspek pengawas yang sudah kita lihat, yang wafat maupun yang sakit. Apalagi kalau digabung dengan pilkada serentak. Saya nggak bisa membayangkan," ujar Eddy.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com