detikNews
Kamis 07 November 2019, 22:25 WIB

Wali Kota Semarang Boyong Komika ke SMAN 3 Buat Motivasi Siswa

Yakob Arfin - detikNews
Wali Kota Semarang Boyong Komika ke SMAN 3 Buat Motivasi Siswa Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Dalam kunjungannya ke SMA Negeri 3 Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memboyong komunitas Stand Up Comedy di Kota Semarang, yang bernaung dalam Stand Up Indo SMG. Menurut Wali Kota yang akrab disapa hendi ini, kehadiran sejumlah Komika di Kota Semarang dapat menjadi inspirasi para siswa untuk bisa berani berbicara di depan umum.

Hendi menilai para Komika memiliki sudut pandang kreatif pada sebuah persoalan, yang kemudian dapat membuka wawasan para siswa dalam menyikapi kondisi terkini. Pada kesempatan tersebut Hendi juga mencoba memotivasi agar anak muda mau bergerak, berproses, memperkaya diri dengan ilmu dan jaringan serta menunjukkan eksistensi positifnya.

"Teman-teman Komika yang hari ini hadir menjadi contoh anak muda yang eksistensinya disalurkan secara positif," kata hendi dalam keterangan tertulis, Kamis (7/11/2019).


Kepada para siswa hendi juga mengungkapkan bahwa kesuksesan tergantung pada orang tua adalah anggapan yang salah. Karena tidak ada ceritanya, seseorang gagal karena terlahir di keluarga yang tidak kaya atau sukses.

Pada kunjungan Hendi kali ini, salah satu Komika yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Komika Kota Semarang, Ipin PW. Di depan para siswa Ipin pun berseloroh soal tawuran antar pelajar di Kota Semarang yang sempat viral.

"Dulu pernah viral video tawuran antar pelajar yang terjadi di Kota Semarang, tepatnya di jalan Kyai Saleh. Tapi kalau diamati videonya ini lucu, karena mereka saling serang, tapi tidak saling kena. Jadi cuma maju mundur saja sampai Kaligawe," sindir Ipin. "Tapi Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada yang seperti itu, sekarang energinya sudah disalurkan untuk ikut membangun Kota bersama Pak Hendi," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama Hendi juga mencontohkan bagaimana Presiden Jokowi yang terlahir dari keluarga tukang kayu namun harmonis dan terbukti mampu menjadi pemimpin, presiden bagi bangsa Indonesia.

Ia pun mengungkapkan tentang bagaimana upayanya mengubah kondisi Kota Semarang yang awalnya sering rob dan banjir. Menurutnya rob dan banjir bukanlah takdir kota Semarang. Terbukti, dengan upaya dan gerak bersama seluruh warga Kota Semarang, kini banjir dan rob tak lagi menggenangi Kota Semarang.


Hendi pun optimis melalui konsep 'Bergerak Bersama', berbagai capaian Kota Semarang pada kurun 10 tahun terakhir dapat terus ditingkatkan. Perubahan wajah kota yang sebelumnya terdengar janggal ternyata mungkin dan bisa terjadi mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, industri pariwisata hingga yang terukur adalah capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini menempatkan Kota Semarang unggul di atas Kota Solo, Bandung dan Surabaya.

Optimisme dan motivasi inilah yang ingin terus ditularkan dan digaungkan Hendi dalam membangun Kota Semarang termasuk melalui komunikasi di SMAN 3 Semarang. Diakui Hendi, silaturahminya ke SMAN 3 Semarang adalah bentuk komunikasi untuk menjaring masukan, sharing dan mendengar curhatan warga sekolah sebagai bagian dari masyarakat Kota Semarang.

Melalui pertemuan tersebut, Hendi ingin semua warga sekolah termasuk anak muda merasa bangga dan memiliki Kota Semarang untuk kemudian berpartisipasi dan bergerak hebat bersama. Berbagai kanal komunikasi, lanjut Hendi, perlu terus dibuka dan dimaksimalkan untuk menangkap suara dan aspirasi masyarakat.

Dari beberapa kesempatan bertemu para siswa di berbagai sekolah, Hendi mengapresiasi respon anak muda yang aktif baik dalam bentuk pertanyaan, ide maupun gagasan kreatif. Keberanian dan kesempatan adalah dua hal yang harus dimiliki anak muda agar ikut berperan aktif membangun kotanya.
(ujm/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com