detikNews
2019/11/07 16:18:32 WIB

Fadli Zon Ingatkan Mendikbud Nadiem: Pendidikan Bukan Tempat Berjudi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Fadli Zon Ingatkan Mendikbud Nadiem: Pendidikan Bukan Tempat Berjudi Foto: Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon bicara soal penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Fadli mengaku memahami kenapa masyarakat masih meragukan kemampuan Nadiem sebagai Mendikbud.

Nadiem yang tak memiliki rekam jejak di dunia pendidikan menjadi salah satu faktor utama. Sebab, pendidikan adalah pilar kebangsaan dan harus diposisikan sebagai sektor vital dan strategis.

"Saya bisa memahami kenapa penunjukkan Saudara Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masih diwarnai tanda tanya hingga hari ini. Sebagai urusan vital, sangat pantas jika publik berharap bidang ini dipimpin oleh orang-orang tepat dan mumpuni. Masalahnya, Menteri Nadiem dianggap tak punya jejak di bidang pendidikan. Ia bukan berasal dari profesi pendidik, dan meskipun ia sukses di bidang lain, namun profesinya tak berkaitan langsung dengan bidang pendidikan," kata Fadli dalam keterangannya, Kamis (7/11/2019).

Fadli pun berharap penunjukan Nadiem bukan bagian dari upaya coba-coba pemerintah. Sebab, menurut dia, selama ini pemerintah kerap menjadikan pendidikan sebagai arena uji coba kebijakan. Sehingga, bongkar pasang kebijakan pun kerap terjadi.



Misalnya, kata dia, pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kala itu, Gus Dur mengubah nama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pernah menjadi Departemen Pendidikan Nasional, di mana nomenklatur kebudayaan dihilangkan. Sebagai gantinya, kata Fadli, urusan kebudayaan kemudian dimasukkan ke Departemen Pariwisata yang menurutnya keliru secara konseptual.

"Kekeliruan konseptual tersebut baru dikoreksi pada periode kedua pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), urusan kebudayaan dan pendidikan akhirnya kembali dipersatukan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com