Hendak Bom Polisi Pakai Mobil Bareng Istri, Ahmad Safii Dibui 5 Tahun

Hendak Bom Polisi Pakai Mobil Bareng Istri, Ahmad Safii Dibui 5 Tahun

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 16:06 WIB
Densus 88 (dony/detikcom)
Densus 88 (dony/detikcom)
Jakarta - Ahmad Safiii mengajak istrinya untuk mengebom polisi menggunakan mobil pada upacara 17 Agustus. Aksi itu terendus Densus 88 sehingga bisa ditangkal. Safii dihukum 5 tahun penjara.

Sebagaimaan dikutip dari Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang dilansir di websitenya, Kamis (7/11/2019), kasus bermula saat Safii dibaiat untuk tunduk kepada ISIS. Pembaiatan itu dilakukan di Pondok Pesantren di Ciamis pada 2015 bersama 38 orang lainnya. Selepas itu, ia mengikuti pengajian di Desa Cipancuk, Haurgelis, Indramayu. Mereka membentuk JAD Indramayu.

Safii belajar membuat bom kepada Galuh di daerah Pamanukan. Safii kemudian membeli peralatan membuat bom, termasuk sebuah mobil bekas yang digunakan untuk membawa bom. Untuk membeli bahan bom, Safii menggunakan uang istrinya sebesar Rp 17 juta.

Bom itu dirakit di bengkel motor Safii di Cipancuk. Ia dibantu oleh istrinya, Maryam dan anaknya, Imam Izzudin Baihaqi. Setelah bom jadi, Safii mengajak istrinya untuk ikut menjadi pengebom janji akan masuk sorga. Maryam menyanggupinya.

Dipilihlah waktu yang tepat yaitu 17 Agustus 2018. Safii merencanakan akan membawa bom yang ditaruh di mobil dan menabrakannya di upacara HUT RI ke arah polisi. Namun belum sempat rencananya terwujud, Safii dibekuk Densus 88.
Selanjutnya
Halaman
1 2