Bamsoet Jamin Amandemen UUD 1945 Tak Hilangkan Pasal Adat & Budaya

Bamsoet Jamin Amandemen UUD 1945 Tak Hilangkan Pasal Adat & Budaya

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 11:33 WIB
Foto: MPR
Foto: MPR
Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan nilai-nilai adat dan budaya tak boleh ditinggalkan dalam menjalankan setiap sendi kehidupan kebangsaan dan kenegaraan. Terutama dalam menyikapi usulan melakukan amandemen terbatas terhadap UUD NRI 1945. Menurutnya pendekatan kebudayaan diperlukan.

"Keberadaan Pasal 32 UUD NRI 1945 yang menjamin kehadiran negara dalam memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia, serta penghormatan dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional tidak akan diganggu gugat," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11/2019).

"MPR RI tak akan bergerak mundur dengan menghilangkan nilai-nilai sakral budaya bangsa dalam amandemen terbatas UUD NRI 1945," imbuhnya.

Saat menerima Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Ruang Rapat Pimpinan MPR RI, Jakarta itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengatakan amandemen terbatas UUD NRI 1945 tidak akan mengubah pasal-pasal terkait adat dan budaya. Terlebih, saat ini generasi muda banyak yang kurang memahami nilai-nilai budaya bangsa.


"Jika kini banyak generasi muda bangsa yang terlihat gagap terhadap budaya nasional, sesungguhnya itu bukan kesalahan mereka pribadi. Melainkan kesalahan kita semua sebagai para senior yang tak bisa mewariskan nilai-nilai agung budaya tersebut kepada generasi muda. Ini tantangan terbesar yang perlu kita jawab bersama," ungkapnya.

Karena itu, Bamsoet mengajak Majelis Adat Kerajaan Nusantara bersama dengan MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan untuk tak kenal lelah menyebarkan dan menanamkan nilai kebudayaan kepada para generasi bangsa. Untuk itu, tiada cara yang lebih cepat selain menjadi teladan.

"Sebagai penjaga dan pelestari nilai-nilai kearifan dan kebudayaan lokal, MPR RI dan MAKN punya tantangan yang tak ringan. Apalagi saat ini derasnya informasi teknologi dan dahsyatnya media sosial, turut mempermudah masuknya budaya asing ke dalam diri generasi muda kita," tuturnya.

"Sikap dan tindak tanduk kita yang sudah senior inilah yang menjadi rujukan para generasi bangsa. Jika ingin generasi bangsa kental dengan nilai-nilai budaya, maka harus dimulai dari diri kita pribadi," pungkas Bamsoet.





Bamsoet Jamin Presiden Tak Akan Kembali Jadi Mandataris MPR:

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)