Gubernur Kalbar-BNN Bahas Nasib Petani Kratom yang Masuk Golongan Narkoba

Gubernur Kalbar-BNN Bahas Nasib Petani Kratom yang Masuk Golongan Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 15:11 WIB
Daun Kratom (Foto: ThorPorre/wikimedia commons)
Daun Kratom (Foto: ThorPorre/wikimedia commons)
Pontianak - Daun Kratom kini masuk dalam golongan 1 narkotika. Daun yang banyak dibudidaya di Kalimantan Barat (Kalbar) ini akan dibuat regulasinya supaya tak dijual bebas ke masyarakat luas.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan pihaknya akan mendorong agar kratom yang dibudidayakan oleh masyarakat di Kalbar. Dia ingin daun ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan farmasi dan kedokteran.



"Dari FGD ini, kita mengetahui bahwa BNN sudah menegaskan kalau Kratom itu masuk kategori golongan 1 dalam narkotika sehingga ke depan ini tidak boleh dipasarkan secara bebas oleh masyarakat, karena akan dibuat regulasinya," kata Sutarmidji usai menghadiri FGD tentang Kratom yang dilaksanakan oleh BNN di Pontianak, yang dilansir dari Antara, Selasa (5/11/2019).

Ke depan pihaknya akan mendorong agar ini bisa dikelola secara farmasi dan bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan. Menurutnya, Kratom bisa untuk pengganti morfin untuk mengurangi efek sakit (bius) pada dunia kedokteran.



Gerebek Kampung Narkoba di Palu, Polisi Amankan Duit Rp 382 Juta:


Selanjutnya
Halaman
1 2