Baca Pleidoi Kasus e-KTP, Markus Nangis Cerita Tak Terima Gaji-Anak Dibully

Zunita Putri - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 16:02 WIB
Foto: Markus Nari menangis saat bacakan pleidoi (Zunita Amalia-detikcom)

Dia berharap hakim memberi vonis bebas kepada dirinya. Dia kemudian bicara tentang 'lebih baik membebaskan 1.000 orang yang bersalah daripada menghukum 1 orang yang tidak bersalah'.

"Saya mohon kepada mejelis hakim agar tidak ragu membebaskan saya, seperti asas hukum 'lebih baik membebaskan 1.000 orang yang bersalah daripada menghukum 1 orang yang tidak bersalah'," tutupnya.



Sebelumnya, Markus dituntut dengan hukuman 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Markus diyakini bersalah memperkaya diri sendiri USD 900.000 dari proyek e-KTP.

Markus diyakini jaksa KPK telah bersalah melanggar Pasal 21 UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Halaman

(zap/haf)