Round-up

Ramai 'Bilateral' Gegara Fahri Sorot Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 07:26 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Kemlu dan Ngabalin Beri Penjelasan

Merespons soal bilateral, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan penjelasan. Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan secara harfiah, bilateral adalah pertemuan antar dua-pihak. Dua pihak ini bisa negara dengan negara, negara dengan organisasi, maupun organisasi dengan organisasi.

"Secara harfiah bilateral diartikan sebagai pertemuan antar-dua pihak," kata Faizasyah, Minggu (3/11).

"Pemaknaannya sudah lintas formal antar-negara," imbuhnya.
Sedangkan, mantan tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta Fahri tidak asal kritik soal bilateral. Fahri diminta membaca KBBI.

"Fahri Hamzah jangan asal kritik. Baca itu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Masa, pengertian bilateral harus jadi masalah?" ucap Ngabalin kepada wartawan, Minggu (3/11).

Ngabalin mengatakan pertemuan antara Jokowi dan Gianni juga bisa disebut pertemuan bilateral. Ngabalin yakin Jokowi paham apa yang dilakukan untuk kepentingan bangsa. Ngabalin percaya dengan komunikasi internasional yang dilakukan Jokowi.

"Gianni Infantino kan Presiden FIFA, jadi pertemuan kedua pimpinan itu namanya pertemuan bilateral, pertemuan antara kedua pihak. Masa, sih, harus dikritik penggunaan kata bilateral?" sebut Ngabalin.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3