Hadiri Sesi Pleno KTT, Jokowi Dorong Outlook ASEAN Tentang Indo-Pasifik

Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 03 Nov 2019 06:29 WIB
Foto: Jokowi di KTT ASEAN di Bangkok (dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN di Bangkok, Thailand. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengajak pemimpin negara-negara ASEAN menguatkan kerja sama salah satunya dengan menindaklanjuti Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik.

"Tantangan kita adalah bagaimana Outlook ini dapat diimplementasikan segera. Outlook tersebut merupakan cara pandang ASEAN untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik menjadi kawasan stabil, damai, dan sejahtera," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ikut mendampingi Jokowi dalam keterangan tertulis, Minggu (3/11/2019).


KTT tersebut digelar di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11). Retno menyebut Presiden Jokowi menyampaikan mengenai negara-negara ASEAN memiliki situasi yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan negara-negara di kawasan lain dalam hal pertumbuhan ekonomi.

"Kalau dibandingkan dengan kawasan lain, Asia Tenggara situasinya masih jauh lebih baik. Baik dilihat dari sisi stabilitas politik maupun dari sisi pertumbuhan ekonomi yang masih di atas pertumbuhan ekonomi dunia," tutur Retno

Lebih lanjut, Retno mengatakan ada empat bidang kerja sama dalam outlook tersebut. Di antaranya adalah kerja sama maritim, konektivitas, SDGs, dan kerja sama ekonomi lainnya.

Terkait hal tersebut, Retno mengatakan Jokowi menyampaikan gagasannya untuk menggelar "Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum" pada tahun 2020 mendatang. Indonesia berpandangan bahwa peningkatan konektivitas dan infrastruktur di negara-negara ASEAN akan meningkatkan kemakmuran kawasan.

"Ini adalah bentuk implementasi dari ASEAN Outlook on Indo-Pacific," ujarnya.


Selain itu, Retno juga menyampaikan salah satu isu yang dibahas adalah mengenai Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Para pemimpin sepakat dan menyampaikan harapan yang sama untuk menyelesaikan perundingan terkait RCEP tersebut.

"Rata-rata para pemimpin menyampaikan harapan ASEAN bahwa kita bisa menyelesaikan perundingan mengenai RCEP. ASEAN secara satu memiliki harapan yang jelas agar RCEP ini dapat diselesaikan negosiasinya," tutur Retno.

Dalan rapat pleno tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(fdu/fdu)