detikNews
2019/11/02 07:54:12 WIB

Round-Up

Cara Bubarkan Demonstran Jadi Catatan Ombudsman

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Cara Bubarkan Demonstran Jadi Catatan Ombudsman Pembubaran massa demonstrasi menjadi catatan Ombudsman kepada Kapolri Jenderal Idham Azis (kiri) yang resmi dilantik Presiden Jokowi. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Pembubaran massa demonstrasi menjadi catatan Ombudsman kepada Kapolri Jenderal Idham Azis yang resmi dilantik Presiden Jokowi. Ombudsman menilai ada pola yang harus diperbaiki.

Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengatakan polisi sudah baik dalam perencanaan dan penempatan satuan dalam penanganan demo di Bawaslu Mei lalu dan DPR September lalu. Adrianus juga menilai positif Polwan dan Sabhara tanpa tameng dikedepankan saat aksi damai.


"Kemudian begitu mulai naik yang maju sabhara dengan tameng bening tuh, lalu mulai naik lagi turun dia ganti Brimob yang gede tuh, itu indikasikan peningkatan kemampuan Polri seiring eskalasi unjuk rasa, jadi tidak ada orang tersentuh, bahkan selama ekslakasi terjadi justru Polri yang kena timpuk lah," kata Adrianus.

Komisioner Ombudsman RI (ORI), Adrianus Meliala.Komisioner Ombudsman RI (ORI), Adrianus Meliala. (Foto: Ari Saputra)

Namun, kata Adrianus, mulai ada masalah ketika membubarkan massa karena sudah lewat pukul 18.00 WIB. Apalagi, lanjutnya, massa sudah merangsek ke gedung DPR.

"Lalu masuk massa di mana mereka merangsak, gas air mata, peluru karet, mulai bubarkan massa karena tadi sudah lewat jam 6 sore, sudah masuk ke gedung DPR. Nah di situ sudah mulai ada soal, dikaitkan juga dengan konteks mereka menyapu massa, mengusir massa yang masih tinggal di situ mulai ada persoalan," ujarnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com