Kemlu: WNI di Malaysia Meninggal karena Sakit Jantung, Bukan Antrean

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 13:03 WIB
Foto ilustrasi serangan jantung (Thinkstock)
Foto ilustrasi serangan jantung (Thinkstock)

Keluarga Tamam juga menyampaikan data riwayat sakit jantung kronis Tamam saat di rumah sakit. Karena ada data tersebut, autopsi tidak dilakukan. Jenazah dibawa pulang oleh keluarga sejak tadi malam.

"Semalam di RS KL, istri dan keluarga langsung hadir ke RS dan menyampaikan data rawatan sakit jantung kronis almarhum. Data rawatan diperlukan, sehingga almarhum tidak perlu diautopsi dan dapat dapat langsung dibawa pulang oleh Keluarga," kata Yusron.



Tamam bin Arsyad dijelaskannya adalah pemegang IC Merah atau permanent resident Malaysia, Tamam masih WNI. Dia berasal dari Bawean, kelahiran 24 Maret 1963. Tamam dan istri adalah pemegang permanent resident di Malaysia, tiga anaknya adalah warga negara Malaysia. KBRI membantu mengurus jenazah almarhum.

"Jenazah sudah dimakamkan oleh keluarga hari ini di Pemakaman Islam Kuang, Sungai Buloh, Selangor," kata Yusron.
Halaman

(dnu/imk)