detikNews
Kamis 31 Oktober 2019, 15:01 WIB

Tjahjo Kumolo Sudah Larang PNS Bercelana Cingkrang Saat Jadi Mendagri

Andi Saputra - detikNews
Tjahjo Kumolo Sudah Larang PNS Bercelana Cingkrang Saat Jadi Mendagri Tjahjo Kumolo (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengkaji larangan celana cingkrang di instansi pemerintah. Jauh sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sudah melarang PNS bercelana cingkrang.

Larangan Tjahjo itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 025/10770/SJ Tahun 2008 tentang Tertib Penggunaan Pakaian Dinas dan Kerapihan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Dalam instruksi itu, ASN laki-laki wajib:

1. Rambut rapi, tidak gondrong, dan tidak dicat warna-warni.
2. Menjaga kerapihan kumis, jambang, dan jenggot.
3. Penggunaan celana panjang sampai dengan mata kaki.

Bagaimana dengan perempuan? Begini perintah Mendagri:

1. Rambut rapi dan tidak dicat warna-warni.
2. Bagi yang menggunakan jilbab, agar jilbab dimasukkan ke dalam kerah pakaian dan sesuai warna pakaian dinas.
3. Warna jilbab tidak/polos.

Dalam Instruksi ini, juga dilampirkan gambar ukuran/model pakaian ASN di Kemendagri.

"Memerintahkan kepada Irjen Kemendagri untuk melaporkan hasil pengawasan paling lama tanggal 5 setiap bulannya," ujar Tjahjo.

Sebelumnya, Fachrul Razi mengatakan pemerintah sedang mengkaji larangan bercadar di instansi pemerintah. Selain itu, dia menyinggung soal penggunaan celana cingkrang.

"Kemudian masalah celana-celana cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama karena memang agama pun tidak melarang. Tapi dari aturan pegawai bisa, misalnya di tentara, 'kamu celana kamu kok tinggi begitu? Kamu lihat kan aturan pimpinan di tentara gimana? Kalau kamu nggak bisa ikuti, keluar kamu!'," ujar Fachrul, Kamis (31/10/2019).

Tjahjo, yang kini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), mengatakan setiap instansi memiliki aturan masing-masing.

"Masing-masing instansi, masing-masing rumah tangga kan pasti ada aturannya di rumah kita juga punya aturan, mau makan jam berapa, kalau mau makan boleh nggak pakai baju atau tidak kan masing-masing punya aturan. Masing-masing instansi juga punya aturan seragamnya apa," ujar Tjahjo.
(asp/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com