PKB ke Menag: Apa Radikalisme Berhubungan dengan Cara Berpakaian?

PKB ke Menag: Apa Radikalisme Berhubungan dengan Cara Berpakaian?

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 14:32 WIB
Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Andhika/detikcom)
Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Andhika/detikcom)
Jakarta - PKB menilai Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi sebaiknya mengurusi hal-hal yang substantif. Hal itu berkaitan dengan wacana pelarangan cadar di instansi pemerintah.

"Daripada ngurusi yang tampak, mending Menag itu ngurusin yang substansial saja. Karena soal radikalisasi, soal terorisme, dan seterusnya, itu bukan soal penampakan, bukan apa yang kelihatan, tapi ini soal ideologi," kata anggota DPR Fraksi PKB Yaqut Cholil Qoumas di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).


Menurut dia, jika Menag Fachrul menemukan keterkaitan antara cadar dan radikalisme, aturan pelarangan cadar itu bisa diterapkan. Namun, kata Yaqut, tak semua yang menggunakan cadar memiliki cara berpikir radikal.

"Mending Menteri Agama urus soal ini dulu, baru nanti kalau memang secara ideologi, itu berkaitan antara radikalisme dan terorisme itu berkaitan dengan nikab, dengan cadar itu, nah baru keluarkan peraturan itu. Nah, kalau nggak berhubungan gimana? Karena banyak orang yang pakai cadar itu moderat juga cara berpikirnya, bukan radikal," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2