detikNews
2019/10/31 08:01:03 WIB

Gerindra DKI: e-Budgeting Warisan Jokowi-Ahok Harus Dievaluasi

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gerindra DKI: e-Budgeting Warisan Jokowi-Ahok Harus Dievaluasi Foto: Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap sistim yang diwarisinya jadi penyebab masalah anggaran. Fraksi Gerindra di DPRD DKI memandang sistem yang digunakan sekarang perlu dievaluasi.

"Sudah tentu harus dievaluasi," kata anggota Fraksi Gerindra di DPRD DKI, Syarif kepada wartawan, Rabu (30/10/2019) malam.

"e-Budgeting itu kan sistem atau tool penyusunan anggaran APBD yang sudah berjalan 4 tahun terakhir ini. Publik sudah tahu, dirintis Gubernur Joko Widodo dan dilanjutkan BTP (Basuki Tjahaja Purnama/Ahok)," imbuhnya.



Syarif juga menyinggung soal rencana anggaran yang dianggap janggal seperti lem Aibon Rp 82,8 miliar. Dia memandang hal itu juga disebabkan sistem yang tidak sempurna.

"Oh soal anggaran aneh-aneh itu muncul. Ya itu kan diinput SKPD dan UKPD. Kadang sistem ini tidak sempurna. Saat ini masih tahap KUA PPAS, cikal bakal APBD yag masih bersifat sementara dan bisa berubah," ujar Wakil Ketua DPD Gerindra DKI ini.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com