Round-Up

Kisah dr Marsis: Dulu Sanksi dr Terawan, Kini Diberhentikan

Rivki - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 21:09 WIB
Prof Ilham Oetama Marsis l (Dok. detikcom)
Prof Ilham Oetama Marsis l (Dok. detikcom)
Jakarta - Upaya Prof Ilham Oetama Marsis lolos dari pemecatan keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia kandas di Mahkamah Agung (MA). Majelis hakim menganggap pemecatan Prof Ilham yang ditandatangani Presiden Jokowi tak melanggar prosedur.

Nama Prof Ilham sudah malang melintang di dunia kedokteran dan militer. Pria kelahiran Jakarta, 9 Juli 1949, itu menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dan lulus saat usianya 25 tahun. Setelah itu, ia ikut wajib militer dan bergabung dengan tim elite Marinir Angkatan Laut.


Setelah berhasil menguasai Timor Timur, pada 1976, ia kembali ke Surabaya dan bertugas di Rumah Sakit Dr Ramlan. Tak lama di sana, ia pulang ke Jakarta mengabdi di RS KKO Marinir, Cilandak. Setelah itu, ia malang melintang praktik di berbagai rumah sakit.

Di organisasi kedokteran, Ilham aktif dan puncaknya ia meraih posisi Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk periode 2015-2018.

Kisah dr Marsis: Dulu Sanksi dr Terawan, Kini Diberhentikan dr Terawan (Andhika Prasetia/detikcom)

Nah, ketika menjadi Ketua IDI, Prof Ilham pernah memberi sanksi ke dr Terawan yang kini menjabat Menkes di Kabinet Indonesia Maju.

Kasus ini pun sempat mencuat pada April 2018. IDI mengeluarkan sanksi ke dr Terawan atas praktik cuci otak.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3