Round-Up

Kisah dr Marsis: Dulu Sanksi dr Terawan, Kini Diberhentikan

Rivki - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 21:09 WIB
Prof Ilham Oetama Marsis l (Dok. detikcom)


Sanksi itu tertuang dalam Surat keputusan MKEK itu memutuskan bahwa dr Terawan disanksi pemecatan dari keanggotaan sebagai dokter dan dicabut rekomendasi izin praktiknya. Surat itu dinyatakan IDI sebagai surat internal yang rahasia. Namun kemudian surat itu bocor ke publik.

Belakangan, pada 8 April 2018, IDI menunda sanksi terhadap dokter 'pencuci otak' pasien strok itu. IDI menunggu pemeriksaan Health Technology Assessment (HTA) Kementerian Kesehatan terhadap metode cuci otak yang dijalankan Terawan.


Setelah kasus ini berlalu, Prof Ilham pun berkarir di keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia. Namun, Jokowi mengeluarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 8/M Tahun 2018 tentang Pemberhentian Anggota Konsil Kedokteran Indonesia.

Dalam surat itu, Jokowi memberhentikan dengan hormat Prof DR Dr Ilham Oetama Marsis, SpOG, dari jabatan anggota Konsil Kedokteran Indonesia periode 2014-2019 wakil dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3