Bahasa Indonesia, Bahasa atau Sekadar Salah Satu Dialek Melayu?

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 17:54 WIB
Foto ilustrasi Sumpah Pemuda (Pradita Utama/detikcom)

Metode dialektometri merupakan ukuran statistik yang digunakan untuk melihat berapa jauh perbedaan dan persamaan pada daerah-daerah yang diteliti. Dilansir dari 'Pedoman Penelitian Pemetaan Bahasa' terbitan Kemdikbud, suatu bentuk wicara dikatakan sebagai 'bahasa' bila dialektometri menunjukkan perbedaan minimal sebesar 81% sampai 100%.

Bila perbedaan antara bentuk wicara hanya mencapai 80%, maka bentuk wicara itu tidak bisa dikatakan sebagai bahasa yang berdiri sendiri, melainkan sekadar dialek saja. Dialektometeri untuk dialek ukurannya adalah perbedaan dari 51% sampai 80%. Bila perbedaannya antara 31% sampai 50% maka itu disebut sebagai subdialek.

Bahasa Indonesia, Bahasa atau Sekadar Salah Satu Dialek Melayu?Tabel dialektometri dan leksikostatistik (Pedoman Penelitian Pemetaan Bahasa/Kemdikbud)

Selain itu, ada unsur kesaling-mengertian antar penutur satu dengan penutur lainnya. Tanpa belajar lebih dulu, apakah penutur Bahasa Melayu bisa mengerti yang dikatakan penutur Bahasa Indonesia? Apakah penutur Bahasa Jawa Banyumasan mengerti yang dikatakan Bahasa Jawa Timuran? Apakah penutur Bahasa Jawa bisa mengerti Bahasa Sunda? Hasil naturalnya bisa menentukan apakah suatu bentuk wicara adalah sekadar dialek atau bahasa.



Peneliti bahasa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud, Sriyanto, menjelaskan Bahasa Indonesia memang berasal dari Bahasa Melayu. Namun demikian, bukan berarti Bahasa Indonesia hanyalah salah satu dialek dari Bahasa Melayu.

"Ini karena perkembangan Bahasa Indonesia dan kosakata-kosakatanya sudah jauh lebih banyak dari Bahasa Melayu itu sendiri," kata Sriyanto, saat berbincang secara terpisah.

Dia belum menemukan persentase dialektometri antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu. Namun Bahasa Melayu Malaysia dan Bahasa Melayu Brunei Darussalam dinilainya berbeda dengan Bahasa Indonesia, bahasa yang lahir pada 91 tahun yang lalu.

Bahasa Indonesia, Bahasa atau Sekadar Salah Satu Dialek Melayu?Prasasti Kedukan Bukit (Sumber: Situs Kemdikbud)