detikNews
Senin 28 Oktober 2019, 15:49 WIB

Jelang Pilwalkot Makassar 2020

Seleksi di Golkar, Kerabat JK Ditanya Kekalahan Lawan Kotak Kosong 2018

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Seleksi di Golkar, Kerabat JK Ditanya Kekalahan Lawan Kotak Kosong 2018 Munafri Arifuddin/detikcom (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar - Pernah kalah melawan 'kotak kosong' dalam Pilwalkot Makassar 2018, tidak membuat Munafri Arifuddin patah semangat untuk mencalonkan kembali dalam Pilwalkot 2020 mendatang.

Munafri yang ditemui wartawan usai mengikuti tes wawancara penjaringan calon kepala daerah di kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Botolempangan, Makassar, Senin (28/10/2019), mengatakan hasil evaluasi dari kekalahan melawan kotak kosong Pilwalkot lalu, terdapat beberapa kelemahan yang akan diperbaikinya, jika dirinya fix dicalonkan sejumlah parpol dalam Pilwalkot 2020 nanti.

"Yang terjadi di tahun 2018 lalu kita jadikan pengalaman yang baik, ada beberapa kekurangan yang akan kita perbaiki, kita terlena sehingga penjagaan di TPS kurang, serta konsolidasi internal sesama partai pendukung harus lebih dioptimalkan," ujar Munafri yang juga manajer klub PSM Makassar ini.


Dalam Pilwalkot 2018 lalu, Munafri berpasangan dengan Ketua Nasdem Makassar Rachmatika Dewi yang akrab disebut pasangan Appi-Cicu. Appi-Cicu hanya memperoleh 264.245 suara atau 47 persen dan kotak kosong memperoleh 300.295 suara atau 53 persen, dengan tingkat partisipasi pemilih 57,02 persen.

Sebelum melawan kotak kosong di TPS, Appi-Cicu sedianya 'head to head' melawan pasangan Cawalkot petahana Ramdhan "Danny" Pomanto yang juga berpasangan dengan kader perempuan Nasdem Indira Mulyasari. Danny-Indira belakangan didiskualifikasi oleh KPU Makassar, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara karena melanggar pasal 71 ayat 3 Nomor 10 tahun 2016 juncto pasal 89 ayat 2 tentang PKPU nomor tahun 2017, terkait penyalahgunaan kewenangan saat Danny masih menjabat wali kota.


Sementara itu, Ketua Tim 9 Penjaringan Golkar Sulsel, Kadir Halid dalam keterangannya, juga menyinggung soal kekalahan Appi-Cicu dalam Pilwalkot lalu. Kadir mengatakan, jika resmi dicalonkan kembali oleh Golkar, Appi harus memiliki beberapa persiapan dan strategi agar kekalahannya tidak terulang kembali.

"Pada sesi wawancara oleh Tim 9, kami tanyakan, kemarin dia sudah ikut, dicalonkan Golkar tapi tidak menang lawan kotak kosong, dia akui Pilwalkot lalu hanya ada 700 saksi TPS, ini kan cuma 50 persen dari jumlah TPS, kita juga tanyakan kemampuan finansialnya, dia tidak sebut jumlah tapi dia mengaku sanggup," pungkas Kadir.





Tonton juga video Jawaban Waketum PKB Soal Potensi Dukung Gibran di Pilwalkot Solo:

[Gambas:Video 20detik]




(mna/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com