detikNews
Minggu 27 Oktober 2019, 08:55 WIB

Andi Arief Tuduh Mega Dendam, PDIP: Ini Bukan Ketoprak Ken Arok Bung!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Andi Arief Tuduh Mega Dendam, PDIP: Ini Bukan Ketoprak Ken Arok Bung! Foto: pool
Jakarta - PDIP menilai pernyataan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (AA) soal dugaan Megawati Soekarnoputri menyimpan dendam terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seperti drama. PDIP menegaskan penyusunan kabinet sepenuhnya hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"AA salah tembak. Pemilihan menteri merupakan hak prerogatif Presiden. AA harus ingat, bahkan sebagai partai pengusung dengan kontribusi jumlah suara terbesar, Bu Mega juga menyampaikan aspirasi partai saat pembukaan Kongres di Bali 8 Agustus 2019 yang lalu. AA buat drama dengan plot cerita yang mencekam," kata politikus PDIP Hendrawan Supratikno, Sabtu (26/10/2019) malam.



Hendrawan menyebut persoalan partai yang belum terakomodir di dalam kabinet hanya karena ruang yang terbatas seperti yang dijelaskan Jokowi. Dia menegaskan Megawati tak menyimpan dendam bak di cerita-cerita ketoprak atau sandiwara tradisional Jawa.

"Padahal ini soal biasa saja, seperti yang sudah disampaikan presiden, yaitu ruangnya terbatas, hanya 34 menteri. Yang sudah dapat bagian pun, ujar beliau, mungkin juga masih kecewa," kata Hendrawan.

"Ini bukan ketoprak tentang Ken Arok atau Joko Tingkir, Bung. Inti kebanyakan ketoprak kan dendam, iri, balas dendam dan muslihat," imbuh anggota F-PDIP DPR itu.



Anggota F-PDIP DPR Andreas Hugo Pareira mengatakan hal serupa dengan Hendrawan. Dia meminta semua pihak mendukung keputusan Jokowi terkait penyusunan kabinet.

"Kabinet sudah terbentuk. Soal ada yang puas, ada yang tidak puas relatif. Lebih baik kita dukung pemerintah untuk kerja serius lima tahun ke depan," katanya.


Simak Video "Andi Arief Sebut Dendam Megawati ke SBY Turun Sampai AHY"

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/dwia)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com