detikNews
Minggu 27 Oktober 2019, 08:18 WIB

Andi Arief: Kami Dengar Ibu Megawati Tak Setuju Demokrat Masuk Koalisi

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Andi Arief: Kami Dengar Ibu Megawati Tak Setuju Demokrat Masuk Koalisi Foto: Rolando/detikcom
Jakarta - Terkait penyusunan Kabinet Indonesia Maju, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menduga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya dendam kepada keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Andi Arief menyebut Megawati menolak Demokrat masuk koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami mendengar ada ketidaksetujuan Demokrat masuk koalisi. Itu datang dari pimpinan koalisi Ibu Megawati," kata Andi Arief kepada wartawan, Sabtu (26/10/2019).



Menurut Andi Arief, penolakan terhadap Demokrat sama dengan penolakan terhadap putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Untuk diketahui, sebelum Jokowi rampung menyusung Kabinet Indonesia Maju, nama AHY santer disebut sebagai salah satu calon menteri.

"Demokrat ditolak masuk koalisi, sama artinya menolak AHY," kata Andi Arief.

Meski demikian, Andi Arief menyebut Demokrat tak kecewa dengan keputusan Jokowi soal kabinet. "Tapi Demokrat memaklumi ini. Tidak marah dan tidak kecewa," katanya.



PDIP tegas membantah kalau Megawati punya dendam kepada SBY dan keluarga. Anggota Fraksi PDIP DPR Aria Bima menegaskan kegagalan Demokrat gabung koalisi Jokowi bukan karena campur tangan Megawati.

"Jadi tidak ada, kemarin AHY datang disambut dengan baik. Kemudian (Megawati) datang juga tausiah saat di TMP. Waktu 1998, zaman Pak Harto dihujat, Bu Mega minta mahasiswa jangan menghujat, malah dibela kok. Tidak ada watak Bu Mega dendam, beliau negarawan," sebut Aria Bima saat dimintai tanggapan.


PDIP: Kami Percaya Demokrat, PAN, PKS Ambil Fungsi Kontrol dan Kritik

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/dwia)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com