Brutal Pelajar di Manado Keroyok Guru Lalu Tikam hingga Tewas

Round-Up

Brutal Pelajar di Manado Keroyok Guru Lalu Tikam hingga Tewas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 27 Okt 2019 07:48 WIB
Pelajar SMK yang ditangkap karena mengeroyok guru SMK sebelum ditikam hingga tewas. (Foto: Iren-detikcom)
Pelajar SMK yang ditangkap karena mengeroyok guru SMK sebelum ditikam hingga tewas. (Foto: Iren-detikcom)
Manado - Alexander Warupangkey (54), guru SMK Ichtus, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tewas ditikam murid sendiri. Tragisnya, dia dikeroyok secara brutal oleh sang murid, sebelum ditikam.

Kapolresta Manado Kombes Benny Bawensel menerangkan, peristiwa ini bermula ketika Alexander menegur pelaku berinisial FL yang merokok di lingkungan sekolah.



Kronologinya, pelaku sedang diminta untuk mengangkat tanah dalam plastik. Setelahnya, pelaku istirahat dan merokok di sekolah.

"Guru agama ini datang menegur karena merokok dan pelaku tersinggung," kata Benny saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/10/2019).

Dari situ, pelaku pulang ke rumah yang kebetulan jaraknya tak jauh dari sekolah lalu mengambil pisau. Alexander kemudian ditikam saat keluar sekolah menggunakan motor.

"Ditusuk beberapa kali," sebut Benny.



Pelaku yang sudah diamankan polisi ini mengaku tersulut emosi kepada Alexander saat ditegur. Hingga akhirnya FL mengambil pisau di rumahnya.

"Saat menegur saya, Pak Guru (korban) bilang 'silakan lapor ke orang tua kalau tidak terima teguran'. Di situ emosi saya terpancing," kata pelaku berinisial FL di Mapolresta Manado, Selasa (22/10) malam.

Selanjutnya
Halaman
1 2