Ikut Rakit 'Bom' Bola Karet, Tersangka Ini Sempat Bercanda soal 'Taliban'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 20:27 WIB
Foto: Firdaus Ahmad Bawazier (Samsuduha Wildansyah/detikcom)


Firdaus mengaku tidak terlalu banyak membantu membuat bola karet tersebut. Sebab, ban dalam yang tebal membuatnya kesusahan untuk mengguntingnya.

"Mana kuat pak gunting ini, nah terus saya coba gunting, bu Eda gunting yang guntingnya di situ. Nah ini lecet tangan saya, gunting nggak kuat, baju saya kotor semua kan ban bekas itu gunting-gunting semua," kata Firdaus sambil memperlihatkan bekas lecet di jarinya.

Firdaus menyebut Samsul Huda telah membuat bola-bola itu selama beberapa hari. Peluru bola karet itu rencananya akan digunakan pada demo menjelang pelantikan presiden.

"Dia (Samsul) menargetkan sampai tanggal 19 Oktober itu karena 17 Oktober ada (demo) besar-besaran. Ternyata 17 Oktober nggak ada ya, 18-19 Oktober juga nggak ada apa-apa," ungkapnya.

Firdaus ditangkap bersama Edawati dan Samsul di rumahnya di kawasan Jakarta Timur pada 19 Oktober 2019. Di rumah itu, polisi menyita mobil milik Edawati yang di dalamnya berisi sejumlah peluru bola karet.

Saat ini ketiga tersangka ditahan di Polda Metro Jaya. Selain ketiganya, polisi juga menahan tersangka Riski, Hilda Rachman Salamah dan Pepep.


(mea/mea)