Tak Kebagian Menteri, PAN-Demokrat Diprediksi Oposisi Abu-abu

Tak Kebagian Menteri, PAN-Demokrat Diprediksi Oposisi Abu-abu

Deden Gunawan, Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Kamis, 24 Okt 2019 18:48 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat SBY saat bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Abror Rizki/tim SBY)
Ketua Umum Partai Demokrat SBY saat bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Abror Rizki/tim SBY)
Jakarta - Tiga partai politik pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)-Partai Amanat Nasional (PAN)-Partai Demokrat, tak dapat bagian posisi menteri dalam kabinet Indonesia Maju. Sementara Prabowo menerima jabatan Menteri Pertahanan dalam pemerintah Presiden Joko Widodo.

PAN menyatakan menjadi mitra kritis pemerintah. Namun, menurut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, partainya juga tetap akan mendukung pemerintahan Joko Widodo. "Kami tetap dukung dan doakan jadi mitra yang kritis," ujar Zulkifli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).


Sementara Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan keputusan Presiden Jokowi tidak menyertakan Partai Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik. "Pada prinsipnya Partai Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya," kata Hinca.

Peneliti bidang perkembangan politik nasional dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Aisah Putri Budiatri, mengatakan pernyataan yang dilontarkan petinggi parpol tersebut memunculkan penilaian bahwa Demokrat dan juga PAN akan memainkan peran politik dua kaki yang abu-abu.


"Demokrat dan PAN jadi oposisi 'setengah-setengah'," ujarnya kepada detikcom.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3