Momen Haru Tito Tengah Malam Pensiun dari Polri

Round-Up

Momen Haru Tito Tengah Malam Pensiun dari Polri

Rivki - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 21:35 WIB
Foto: Mendagri Tito Karnavian (Antara Foto)
Foto: Mendagri Tito Karnavian (Antara Foto)
Jakarta - Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, kini kembali menjadi warga sipil. Mantan Kapolri itu mengemban tugas baru menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju.

Tito mengaku, momennnya kembali menjadi warga sipil merupakan hal yang tak terlupakan. Tito yang sudah malang melintang sebagai polisi puluhan tahun mengaku tak bisa melupakan kenangannya.



Eks Kapolda Metro Jaya ini bercerita dia menunggu waktu untuk lepas jabatan hingga dini hari. Dia mengatakan dirinya didampingi sejumlah rekan-rekannya di Kepolisian.

"Tadi malam Pak Tjahjo, sampai pukul 00.00 WIB, itu masih ada yang nemenin saya di rumah, rekan-rekan. Kenapa? karena ini adalah momentum yang secara privasi saya, secara pribadi juga adalah momentum yang tidak akan pernah terlupakan," ujar Tito dalam sambutannya di acara Sertijab, Kantor Kemendagri, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).



Hal yang tidak terlupakan menurut Tito bukan hanya sekadar melepas jabatan sebagai Kapolri. Amanah baru yang didapatnya kini juga membuat dirinya secara otomatis mundur dari anggota kepolisian meski waktu pensiunnya masih tiga tahun lagi.

"Jabatan yang diberikan atau amanah yang diberikan oleh Allah SWT melalui Pak Presiden ini membawa konsekuensi karir saya selaku anggota kepolisian karena jabatan yang dijabat oleh sipil maka saya harus berhenti sebagai, bukan hanya sebagai Kapolri tapi juga sebagai anggota Polri. Meskipun sebenarnya saya masih tiga tahun lagi pensiun," ucapnya.



Momen lainnya jelas Tito, yakni ketika para rekan sejawatnya mendampingi dan melihat secara langsung dirinya melepas baju polisi. Sehingga dirinya saat ini resmi menjadi purnawirawan.

Kini Tito sudah menjadi Mendagri, hal yang akan dibenahi ialah mengenai masalah izin investasi. Tito mengatakan akan berkoordinasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi.

"Ya saya paham apa yang dimaksud dengan Beliau, saya tentu harus melakukan koordinasi internal dulu, besok kan nanti ada paparan kan, dari eselon satu," ujar Tito.



Menurut Tito, untuk memudahkan investasi, syarat utamanya adalah keamanan serta kemudahan perizinan dan kepastian hukum. Tito akan membuka birokrasi terkait hal itu hingga tingkat daerah.

"Karena untuk melakukan investasi salah satu syarat utama adalah keamanan itu nomor satu, kemudahan untuk perizinan, kemudian kepastian hukum, infrastruktur, ini cukup kompleks salah satunya memang data kependudukan itu menyangkut soal perizinan terutama," jelasnya.



Selain itu, Tito juga akan mendampingi Presiden Jokowi ke Papua. Kunjungannya ke Bumi Cendrawasih itu juga jadi momen pertama kunjungannya sebagai menteri.

"Kemungkinan hari Jumat saya akan mendampingi Bapak Presiden bersama dengan Panglima TNI dan Plt Kapolri ke Papua, beliau akan (berangkat) hingga Sabtu atau Minggu," ungkap Tito.


(rvk/jbr)