detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 20:54 WIB

Balita Digelonggong hingga Tewas, Ibu Beralibi Anak Tersedak

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Balita Digelonggong hingga Tewas, Ibu Beralibi Anak Tersedak Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Seorang balita perempuan berusia 2,5 tahun di Kebon Jeruk, Jakarta Barat tewas dianiaya ibunya. Sang ibu, NP (21) sempat mengelak jika anaknya tewas akibat penganiayaan.

"Awalnya ibunya mengaku bahwa anaknya meninggal karena tersedak," kata Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu saat dihubungi detikcom, Rabu (23/10/2019).

Korban semuka dibawa ke puskesmas pada Jumat (18/10). Saat dibawa ke rumah sakit, Erick menyebut kondisinya sudah tidak bernyawa.

"Karena orang tuanya nggak ngaku, kemudian kita ambil keterangannya di Polsek," imbuhnya.

Polisi juga memeriksa saksi-saksi lain. Dokter yang menangani korban pertama kali juga diinterogasi.



"Kita dapat keterangan dari dokter, yang menyatakan anak ini saat dibawa ke puskesmas dari mulutnya keluar air dan perutnya kembung," tuturnya.

Setelah pemeriksaan mendalam, sang ibu akhirnya mengaku. Korban ternyata tewas setelah dianiaya.

"Digelonggong dengan air galon," tuturnya.

Kasus ini masih ditangani Polsek Kebon Jeruk. NP telah ditetapkan sebagai tersangka.



Simak juga video "Makna Selamatan Bayi 100 Hari bagi Lee Jeong Hoon" :

[Gambas:Video 20detik]


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com