detikNews
2019/10/23 20:29:09 WIB

Round-Up

Menteri-menteri Jokowi Menangkal Radikalisasi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Menteri-menteri Jokowi Menangkal Radikalisasi Menteri Kabinet Indonesia Maju (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas khusus kepada menteri-menterinya yang baru dilantik pagi tadi di Istana Kepresidenan. Salah satu tugas yang ditekankan oleh Jokowi adalah masalah radikalisme yang ada di Indonesia.

Menteri yang mendapatkan tugas khusus untuk menangkal radikalisme itu adalah Menko Polhukam Mahfud Md dan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Keduanya diminta Jokowi menuntaskan kasus radikalisme.

"Yang pertama, Prof Dr Mohammad Mahfud Md sebagai Menko Polhukam. Beliau akan menjadi Menko Polhukam, sehingga hal-hal yang berkaitan korupsi, kepastian hukum dan deradikalisasi berada di wilayah Pak Mahfud Md," kata Presiden Jokowi saat mengenalkan menterinya di beranda Istana, Jakarta, Rabu (23/10/2019).



Menanggapi permintaan Jokowi, Mahfud menyatakan kesiapannya. Ia mengaku akan melanjutkan program kerja mantan Menko Polhukam Wiranto dalam menangkal radikalisme dan menuntaskan kasus yang belum diselesaikan.

"Pak Jokowi pesan kepada saya ketika bertemu dan pidato tadi, apa yang harus saya lakukan sebagai Menko Polhukam tadi disebutkan a, b, c, d, radikalisasi, hak asasi, penegakan hukum, dan sebagainya. Masalah pelanggaran HAM yang selalu jadi masalah. Nah tadi sudah dijelaskan kepada saya sampai apa dilakukan, karena itu memang tidak pernah dibiarkan terus bertahap, dan sekarang sudah sampai pada tahap-tahap tertentu, yang tentu akan saya lanjutkan untuk itu," kata Mahfud saat acara sertijab di kantor Menko Polhukam.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com