detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 20:02 WIB

Haris Hasanudin Ngaku Beri Duit 'Terima Kasih' Rp 255 Juta ke Rommy

Faiq Hidayat - detikNews
Haris Hasanudin Ngaku Beri Duit Terima Kasih Rp 255 Juta ke Rommy Eks Kakanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanudin, menceritakan soal pemberian Rp 255 juta ke Ketum PPP Romahurmuziy/Foto: Faiq Hidayat/detikcom
Jakarta -

Eks Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanudin, menceritakan pemberian uang Rp 255 juta kepada Romahurmuziy alias Rommy. Pemberian uang menurutnya sebagai bentuk 'terima kasih'.

Haris Hasanudin awalnya dinyatakan tidak lolos administrasi seleksi jabatan kepala kantor wilayah Kemenag Jawa Timur, karena ada sanksi disiplin. Haris sehingga bertemu Rommy selaku Ketum PPP sekaligus anggota DPR. Pemberian uang dilakukan saat proses seleksi jabatan.

"Ya sebagai adat santri bahasa, saya jadi bisyaroh sedikit yang mulia, semacam buah tangan lah, uang Rp 5 juta," kata Haris saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Pemberian uang itu dilakukan saat berkunjung ke rumah Rommy untuk membahas masalah administrasi seleksi jabatan. Haris menyampaikan keluh kesah agar bisa lolos seleksi administrasi seleksi.

"Saya lebih inti (bicara) ngeluh, Pak Sekjen Kemenag menurut saya bermain dalam tanda kutip, maka tolong diurailah agar tak makan informasi luar kepada pak Sekjen Kemenag (Nur Kholis)," sambung Haris.

Upayanya bertemu Rommy diakui Haris juga atas saran dari Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa Noer.

"Ada saran Musyaffa?" tanya hakim.

"Iya dia mengusulkan coba saja ke Gus Rommy," jawab Haris.

"Kenapa harus Rommy, karena menteri agama dari mana?" tanya hakim lagi.

"PPP, beliau (Menag) kader PPP," ujar Haris.

Pertemuan dengan Rommy dilakukan di kediaman Rommy di Condet, Jakarta Timur. Dalam pertemuan itu, Haris memberikan uang Rp 250 juta.

"Ya Yang Mulia, uang Rp 250 juta dalam tas hitam kalau enggak salah," kata Haris.

"Semacam ucapan terima kasih ya? tanya hakim.

"Iya Yang Mulia," kata Haris.

Haris mengaku meminta Rommy membantu mendapatkan jabatan yang seleksinya diikuti.

"Saya sendirian berdua saja ketemunya. Saya sampaikan ucapan terima kasih saya lolos administrasi dan diumumkan artinya dari sisi administrasi legalah. Tentu berharap juga kalau bisa jadi kakanwil mohon bantuannya," tutur dia.

Terkait perkara ini, Romahurmuziy didakwa menerima uang Rp 325 juta terkait jual-beli jabatan di Kemenag dari Haris Hasanudin untuk mendapatkan posisi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Eks Ketum PPP itu didakwa menerima suap bersama-sama Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Haris merupakan terdakwa yang sudah menjalani vonis perkara ini.

Rommy juga didakwa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.


Simak juga video "Nama Menag Disebut Terima Duit Rp 70 Juta" :

[Gambas:Video 20detik]




(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com