detikNews
2019/10/23 17:10:12 WIB

Puji Banyak Anak Muda di Kabinet Jokowi, Bamsoet Singgung Perubahan Zaman

Elza Astari Retaduari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Puji Banyak Anak Muda di Kabinet Jokowi, Bamsoet Singgung Perubahan Zaman Bambang Soesatyo (Foto: dok. Bamsoet)
Jakarta - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memuji cukup banyaknya anak muda di Kabinet Indonesia Maju. Ia pun menilai langkah ini sebagai bukti Indonesia mampu menghadapi perubahan zaman.

"Kabinet Indonesia Maju memancarkan semangat memperkokoh persatuan. Terpilihnya sejumlah orang muda juga merefleksikan regenerasi kepemimpinan agar Indonesia mampu menanggapi perubahan zaman," ujar Bamsoet kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Dengan banyaknya menteri usia muda, Bamsoet menilai itu sebagai bentuk regenerasi pimpinan.

"Melalui kabinet baru ini, duet pemimpin Jokowi-Ma'ruf juga mempersiapkan regenerasi kepemimpinan. Kesan ini setidaknya bisa dibaca dari penunjukan orang-orang muda, seperti Bahlil Lahadalia, Nadiem Makarim, Erick Thohir, hingga Wishnutama, untuk menerima jabatan menteri atau setingkat menteri," ucap Bamsoet.


Bamsoet menyadari tak semua pihak puas atas isi kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Meski begitu, ia berharap kabinet baru Jokowi ini bisa lebih produktif.

"Sosok menteri pilihan Jokowi dalam kabinet ini memang belum tentu bisa memuaskan semua pihak. Tetapi, dengan mata hati dan pikiran yang jernih, kita bisa melihat dan memahami bahwa Presiden Jokowi sangat mengutamakan kerja merawat kebinekaan dan memperkokoh persatuan," sebut Bamsoet.

Politikus Golkar ini juga memuji kelegawaan Prabowo Subianto, yang bersedia menjadi Menteri Pertahanan di kabinet eks rivalnya. Bergabungnya Prabowo ke kabinet Jokowi, kata Bamsoet, merefleksikan semangat kedua tokoh itu memperkokoh persatuan.

"Kearifan Jokowi-Prabowo ini diharapkan berdampak positif bagi kehidupan berbangsa. Tidak boleh lagi ada pengkotak-kotakan masyarakat akibat perbedaan," tuturnya.

Bamsoet juga memuji partai-partai koalisi Jokowi-Ma'ruf yang menerima bergabungnya partai oposisi, Gerindra. Selain itu, ia menyoroti lebih banyaknya pos menteri untuk profesional dibanding untuk jatah partai-partai koalisi.

"Jokowi-Ma'ruf dan partai koalisi pendukungnya juga bijaksana karena tidak mempraktikkan prinsip the winner takes all. Jatah jabatan menteri untuk partai politik pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf benar-benar dibatasi. Sejumlah pos kementerian pun dipercayakan kepada para profesional," kata Bamsoet.

Dia menilai semangat merawat kebinekaan dan regenerasi kepemimpinan terpancar kuat dari formasi kabinet baru Jokowi. Bamsoet menyebut persoalan yang harus diperhatikan berikutnya adalah soal produktivitas.

"MPR berharap para menteri baru fokus dan produktif pada bidang tugasnya masing-masing. Kepada semua anggota Kabinet Indonesia Maju, Selamat bekerja," ungkap Bamsoet.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com