Anies soal Spanduk Greenpeace di Bundaran HI: Itu untuk Seluruh Dunia

Anies soal Spanduk Greenpeace di Bundaran HI: Itu untuk Seluruh Dunia

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 15:56 WIB
Foto: Aktivis Greenpeace Indonesia memasang spanduk di Patung Selamat Datang Bundaran HI. (Eva-detikcom)
Foto: Aktivis Greenpeace Indonesia memasang spanduk di Patung Selamat Datang Bundaran HI. (Eva-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal aksi aktivis Greenpeace yang memasang spanduk di Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia dan Patung Dirgantara, Pancoran. Dia menilai hal itu sudah biasa dilakukan Greenpeace.

"Itu pesan bagi seluruh... Saya rasa, ya Greenpeace di mana-mana kalau pasang pesan kan selalu di tempat-tempat yang terlihat publik," ucap Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/10/2019).



Dia menilai spanduk 'Orang Baik Pilih Energi Baik' dan 'Lawan Perusak Hutan #ReformasiDikorupsi' yang dipasang Greenpeace adalah pesan untuk seluruh dunia. Menurutnya, spanduk tersebut berisi pesan kemanusiaan.

"Tapi pesan itu pesan kepada seluruh dunia. Bukan hanya pada Jakarta, bukan pada Indonesia tapi pesan kepada kemanusiaan," kata Anies.

Anies mengatakan Pemprov DKI langsung mengirim petugas untuk memastikan keselamatan pihak yang memasang spanduk itu. Dirinya sudah memerintahkan agar spanduk tersebut langsung diturunkan setelah aksi.

"Kita tadi pagi kirim petugas-petugas di sana untuk memastikan soal keselamatan, keamanan, dan tadi sudah perintahkan kapan ini akan selesai dan itu bisa diturunkan semuanya," ucap Anies.

Sebelumnya, aktivis Greenpeace memasang dua spanduk di Bundaran HI dan Patung Dirgantara pagi tadi. Petugas langsung datang ke lokasi dan meminta mereka turun.



Polisi bersama petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) DKI Jakarta mengevakuasi dan mengamankan 5 aktivis Greenpeace Indonesia yang memasang spanduk di Patung Pancoran, Jakarta Selatan.

Setelah dievakuasi dari Patung Pancoran, para aktivis ini dibawa ke Polsek Tebet. Wakapolsek Tebet AKP Rusdi Dalby mengatakan polisi sempat berdebat dengan aktivis Greenpeace karena tidak mau dievakuasi turun ke bawah.

"Evakuasinya memang cukup alot di mana mereka berkeras untuk tidak mau turun. Di mana kami juga itu sudah mengganggu ketertiban masyarakat dan sekitarnya," kata Rusdi di Pancoran. (aik/haf)