Prabowo Ingin Segera Bekerja

Prabowo Ingin Segera Bekerja

Kanavino Ahmad Rizqo, Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 12:12 WIB
Foto: Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A).
Foto: Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A).
Jakarta - Prabowo Subianto akan serah terima jabatan (sertijab) sebagai menteri pertahanan (menhan) dengan Ryamizard Ryacudu. Ia mengaku akan belajar terlebih dahulu.

"Baru saja kita selesaikan semua rangkaian pelantikan intinya kita akan segera bekerja," ungkap Prabowo usai pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Setelah ini, Prabowo akan langsung menuju kantor Kementerian Pertahanan di Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus. Ia menyebut akan mempelajari struktur pekerjaan barunya dulu.

"Tanya pejabat di sana, mungkin ada proses serah terima, saya akan belajar dulu situasi yang terakhir," sebut Letjen purnawirawan itu.


"Setelah itu kita akan mulai kerja," lanjutnya.

Menhan periode pertama Jokowi, Ryamizard Ryacudu saat ini sudah berada di kantor Kemhan. Pagi ini ia mengikuti apel perpisahan dirinya dan akan melakukan sertijab dengan Prabowo.

Meluncur ke Kemhan, Prabowo: Kita Akan Segera BekerjaFoto: Ryamizard Ryacudu (Jefrie NS/detikcom)

Ryamizard pun mengingatkan Prabowo untuk bekerja maksimal untuk memperkuat pertahanan negara. Ia meminta Prabowo untuk amanah mengingat Ketum Gerindra itu akan mengelola dana terbesar di kementerian dalam APBN 2020, yakni Rp 127 T.

"Saya ucapkan selamat untuk Pak Prabowo, itu kawan saya. Dari tingkat satu, satu kompi saya bersama-sama tuh. Sekarang dia menggantikan saya ya alhamdulillah. Kira-kira nggak beda jauh lah," ucap Ryamizard.


Ryamizard kemudian diminta memberi masukan kepada Prabowo dalam memimpin Kemhan. Diketahui instansi ini menjadi kementerian yang paling besar mendapatkan anggaran tahun depan. Kementerian Pertahanan di 2020 akan mendapatkan alokasi anggaran Rp 127,4 triliun dalam APBN 2020. Apa kata Ryamizard?

"Begini ya, dari dulu saya itu tidak pernah memikirkan anggaran, besar kecil, mau kecil pun sama saja. Karena itu duit rakyat. Jangan sampai besar-besar kita jadi ngiler, bahaya. Dulu kecil, nggak apa-apa. Kita tentara rakyat kok. Tentara rakyat itu adalah rakyat dulu didahulukan, kalau tentara itu namanya tentara rakyat. Kalau tentara dulu didahulukan dia, bukan tentara rakyat," jelasnya.




Salam Hormat Menteri Pertahanan Prabowo untuk Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fdn)