detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 11:55 WIB

Prabowo Kelola Rp 127 T di Kemhan, Ryamizard: Jangan Sampai Ngiler, Bahaya

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Prabowo Kelola Rp 127 T di Kemhan, Ryamizard: Jangan Sampai Ngiler, Bahaya Ryamizard Ryacudu (Jefrie NS/detikcom)
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan mengelola dana terbesar di kementerian dalam APBN 2020. Eks Menhan Ryamizard Ryacudu mengingatkan Prabowo agar tetap amanah dan bekerja maksimal untuk memperkuat pertahanan negara.

Prabowo menyampaikan hal tersebut kepada wartawan seusai apel perpisahan dirinya di kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). Dia mengawali dengan mengucapkan selamat kepada Prabowo yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, menjadi bagian dari kabinet Indonesia Maju.

"Saya ucapkan selamat untuk Pak Prabowo, itu kawan saya. Dari tingkat satu, satu kompi saya bersama-sama tuh. Sekarang dia menggantikan saya ya alhamdulillah. Kira-kira nggak beda jauh lah," ucapnya.


Saat ditanya pekerjaan apa yang belum dia selesaikan, Ryamizard menjawab tidak ada. Pun demikian saat ditanya apa pesan dia untuk Prabowo, Ryamizard menyebut Prabowo pasti sudah menguasai bidangnya. Dia hanya meminta Prabowo menyesuaikan diri.

"Dia lebih tahu lah. Jadi kita di tempat menyesuaikan. Saya di mana-mana menyesuaikan, di sini saya menyesuaikan dengan Kementerian Pertahanan. Bukan kementerian harus menyesuaikan dengan kita tapi kita menyesuaikan," ucapnya.

Ryamizard kemudian diminta memberi masukan kepada Prabowo dalam memimpin Kemhan. Diketahui instansi ini menjadi kementerian yang paling besar mendapatkan anggaran tahun depan. Kementerian Pertahanan pada 2020 akan mendapatkan alokasi anggaran Rp 127,4 triliun dalam APBN 2020. Apa kata Ryamizard?


"Begini ya, dari dulu saya itu tidak pernah memikirkan anggaran, besar kecil, mau kecil pun sama saja. Karena itu duit rakyat. Jangan sampai besar-besar kita jadi ngiler, bahaya. Dulu kecil, nggak apa-apa. Kita tentara rakyat kok. Tentara rakyat itu adalah rakyat dulu didahulukan, kalau tentara itu namanya tentara rakyat. Kalau tentara dulu didahulukan dia, bukan tentara rakyat," jelasnya.

Ditanya apakah Ryamizard sudah ada komunikasi dengan Prabowo, dia menjawab belum. Dia hanya menyatakan sertijab akan dilangsungkan pada Kamis (24/10) besok di Kemhan.




Doa dan Harapan Netizen untuk Para Menteri Baru:

[Gambas:Video 20detik]


(hri/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com