detikNews
2019/10/23 06:55:28 WIB

Rekrut Banyak Menteri Nonpartai, Jokowi Dinilai Tak Ingin Tersandera Koalisinya

Audrey Santoso - detikNews
Halaman 1 dari 3
Rekrut Banyak Menteri Nonpartai, Jokowi Dinilai Tak Ingin Tersandera Koalisinya Pelantikan Jokowi-Ma'ruf (Dok. BPMI)
Jakarta - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Harris, menilai ada maksud tertentu di balik lebih banyaknya calon menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlatar belakang profesional dibanding partai politik. Menurut Harris, hal itu untuk menunjukkan kepada khalayak tentang independensi Jokowi.

"Jika profesional lebih banyak, tentu positif karena profesional nonpartai, biasanya lebih fokus dari menteri dari parpol. Jadi mengapa (jumlah menteri nonpartai) lebih banyak? Profesional. Hal itu justru menunjukkan Jokowi lebih independen dalam memilih para pembantunya," kata Harris kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).


Selain itu, kata Harris, banyaknya menteri dari nonpartai untuk menunjukkan bahwa Jokowi enggan terikat atau terbatas dengan pembagian kursi menteri-menteri dari partai pengusung, mengingat selama ini isu Jokowi dibuat pusing memikirkan jatah parpol sempat mencuat.

"Jokowi tampaknya tidak mau tersandera oleh koalisi parpol pendukungnya yang selama ini terkesan minta jatah menteri dalam jumlah tertentu. Kepercayaan kembali yang diberikan oleh Presiden akan memacu para menteri lama berkinerja lebih baik," tuturnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com