Analisis IPW soal Kapolri Pengganti Tito Karnavian

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 22 Okt 2019 17:33 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) punya analisis tersendiri soal pengganti Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri setelah pemberhentiannya disetujui DPR. Menurut IPW, akan ada pergeseran di jajaran tinggi Polri setelah Tito diberhentikan.

"Jika semuanya berjalan lancar, gerbong mutasi di Polri pun akan bergerak," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10/2019).


Saat ini, Plt Kapolri diisi oleh Komjen Ari Dono. Neta memprediksi Ari bakal terus menjabat sebagai Plt Kapolri hingga pensiun pada Desember 2019.

"Posisi Plt Kapolri diperkirakan akan dipegang Ari Dono hingga masa pensiunnya Desember mendatang," ujarnya.

Dia menyebut posisi Wakapolri yang ditinggalkan Ari Dono bakal diisi Kabareskrim Komjen Idham Azis. Berikutnya, posisi Kabareskrim diprediksi bakal diisi Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy.

"Kabareskrim Komjen Idham Azis diperkirakan akan menduduki posisi Wakapolri menggantikan Ari Dono. Sementara posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Idham Azis diperkirakan akan diisi Irjen Gatot Eddy, yang kini menjadi Kapolda Metro Jaya. Sedangkan posisi Kapolda Metro Jaya ada dua calon kuat, yakni Kapolda Jabar Irjen Rudy dan Kapolda Lampung," ucap Neta.



Lalu siapa yang dia prediksi bakal menjadi Kapolri definitif nantinya?

"Posisi Kapolri nantinya akan dipegang Gatot Eddy," ujar Neta.

Tito sebelumnya datang ke Istana pada Senin (21/10). Jokowi kemudian mengirimkan surat ke DPR terkait pemberhentian Tito dari posisi Kapolri.

DPR pun menyetujui pemberhentian Tito. Ketua DPR Puan Maharani menyebut Jokowi memberhentikan Tito karena akan mendapat tugas lain di pemerintahan.


Simak juga video "Giliran Kapolri Dipanggil Jokowi ke Istana" :

[Gambas:Video 20detik]

(haf/fjp)