detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 16:44 WIB

Polri Tunggu Jokowi soal Pengganti Tito yang Diberhentikan dari Kapolri

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Polri Tunggu Jokowi soal Pengganti Tito yang Diberhentikan dari Kapolri Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra (Lisye/detikcom)
Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan bahwa DPR telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berisi permintaan persetujuan untuk pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Polri mengatakan menunggu Jokowi soal pengganti Tito.

"Tentang posisi berikutnya dari Bapak Kapolri tentunya kita akan menunggu pengumuman resmi dari Bapak Presiden besok ya yang akan dilanjutkan dengan pelantikan seluruh jajaran kabinet yang baru," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).


Asep mengatakan, apabila pengumuman menteri telah dilakukan dan Tito menjadi salah satu menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf, akan ada mekanisme pergantian Kapolri. Namun langkah tersebut masih menunggu keputusan presiden.

"Secara internal sudah ada mekanismenya tetapi belum saya sampaikan hari ini karena tentunya semua kembali lagi menunggu bagaimana keputusan yang akan diambil oleh Bapak Presiden," ujarnya.

Asep mengaku enggan berspekulasi terkait telegram rahasia (TR) soal rotasi jabatan Kapolri. Menurutnya Polri masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

"TR itu kan sebuah media sarananya ya. Sedangkan isinya itu terkait dengan bagaimana menyikapi perkembangan yang terakhir. Karena beberapa waktu ke depan kita masih liat perkembangan-perkembangan terkini," tuturnya.


Sebelumnya, Tito Karnavian memenuhi panggilan Jokowi ke Istana Negara Senin (21/10). Tito datang dengan mengenakan seragam Polri lengkap dengan sejumlah jajarannya.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan bahwa pimpinan DPR telah menerima surat dari Presiden Jokowi yang salah satunya berisi permintaan persetujuan untuk pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian siang ini.

"Tiga, nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019. Hal: permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.


Simak juga video "Giliran Kapolri Dipanggil Jokowi ke Istana" :

[Gambas:Video 20detik]


(lir/haf)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com