detikNews
2019/10/22 11:14:16 WIB

Antisipasi Kecelakaan Laut, Basarnas Imbau Kapal Ikan Pasang Alat Deteksi Dini

Eva Safitri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Antisipasi Kecelakaan Laut, Basarnas Imbau Kapal Ikan Pasang Alat Deteksi Dini Foto: Eva Safitri/detikcom
Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengatakan kepadatan transportasi laut di Teluk Jakarta kian padat. Sebanyak 1.300 kapal berlalu lalang setiap bulan dan berpotensi meningkatnya risiko kecelakaan kapal.

"Teluk Jakarta adalah gerbang pertama masuk Ibu Kota melalui jalur perairan. Berdasarkan data dari distrik navigasi Tanjung Priok, awal tahun Juli 2019 ada sebanyak 1.300 kapal dari dalam maupun luar negeri yang melintasi Teluk Jakarta setiap bulannya," ujar Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Nugroho Budi Wiryanto, saat membuka Rakornas SAR 2019, di The Media and Towers, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).


Nugroho mengatakan intensitas kepadatan terjadi pada kapal cepat dan kapal perikanan yang kerap berlalu lalang di Perairan Teluk Jakarta. Tercatat jumlah kapal cepat dan kapal perikanan ini mencapai 5.200 dari total keseluruhan sehingga risiko kecelakan untuk kapal-kapal kecil ini dinilai lebih rentan terjadi.

"Jalur penyeberangan kapal cepat dari Teluk Jakarta ke Kepulauan Seribu dan kapal perikanan yang berangkat dari Pelabuhan Muara Baru dan Muara Angke begitu padat intensitasnya, dari data KKP terdapat 5.200 kapal perikanan yang berasal dan berangkat dari DKI ke segala penjuru," ujarnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com