detikNews
2019/10/22 09:26:02 WIB

Gabungnya Prabowo ke Pemerintah Dinilai Buat Parpol Koalisi 'Garuk Kepala'

Zunita Putri - detikNews
Halaman 2 dari 2
Gabungnya Prabowo ke Pemerintah Dinilai Buat Parpol Koalisi Garuk Kepala Foto: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana (Biro Pers Setpres)


Selain itu, sosok Prabowo juga dipertanyakan Rico apakah sosok Prabowo ini kebal akan reshuffle atau tidak. Mengingat Jokowi sering melakukan pergantian di struktur kabinet kerjanya.

"Yang jadi pernyataan, ini tentunya apakah sosok Prabowo ini di dalam kabinet itu termasuk sosok yang kebal dari reshuffle atau tidak, karena kan Pak Jokowi pernah lakukan itu di kabinet pertama, nah itu gimana kalau misalnya di pertengahan tak cocok dan kemudian di reshuffle kan itu jadi pertanyaan itu," katanya.



Terlepas dari hal itu, Rico juga mengatakan secara keseluruhan Prabowo juga dinilai memiliki kemampuan yang bagus di bidang pertahanan. Ia berharap agar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kalau saya melihat dari kualifikasi, rasanya pilihan ini tidak salah, artinya secara profesional Pak Prabowo punya kapasitas yang cukup untuk jadi menteri pertahanan atau ditunjuk di bidang keamanan itu," ucapnya.



Sementarta itu, pengamat politik dari CSIS, Arya Fernandes mengatakan bergabungnya Prabowo di pemerintahan Jokowi itu sebagai bentuk perjuangan agar Partai Gerindra terus eksis. Ia juga menyebut di 2024 ada peluang bagi Prabowo jika ingin maju lagi sebagai capres.

"Saya kira motifnya survival politik, maksudnya gini, di 2024 mungkin Prabowo mikir kalau ada celah bagi dia untuk bisa mencalonkan diri lagi, dengan mengambil posisi strategis di kabinet, sehingga memungkinkan dia punya celah mencalonkan diri lagi," ucap Arya saat dihubungi.



(zap/aan)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com