Cerita Alumni Asian Games Jadi Menteri

Round-Up

Cerita Alumni Asian Games Jadi Menteri

Rivki - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 21:03 WIB
Erick Thohir dan Wishnutama (Foto: 20Detik)
Erick Thohir dan Wishnutama (Foto: 20Detik)
Jakarta - Keberhasilan perhelatan olahraga terbesar se-Benua Asia rupanya menghasilkan cerita baru. Kini, 2 'alumni' yang pernah menyukseskan Asian Games 2019 Jakarta-Palembang itu kembali dipanggil negara.

Nama Erick Thohir dan Wishnutama disebut-sebut akan mengisi kabinet Jokowi menjadi menteri periode 2019-2024. Keduanya merupakan 'alumni' Asian Games 2018 dan kini siap kembali membantu Jokowi di pemerintahan.



Dalam catatan detikcom, Senin (21/10/2019), Erick Thohir lahir di Jakarta, 30 Mei 1970 dan menyelesaikan studinya di Glendale College, California, AS dan menerima gelar Associate of Arts. Dia kemudian menerima gelar Bachelor of Arts American College, California dan menerima gelar MBA dari National University, California, USA.

Nama Erick melambung ke kancah internasional saat dirinya mengambil alih mayoritas kepemilikan saham klub raksasa Liga Seri A Italia, Inter Milan dari tangan Massimo Moratti. Namun kepemilikan ini hanya bertahan selama sekitar 3 tahun. Pada 2016 Erick Thohir memutuskan untuk menjual saham miliknya kepada perusahaan asal China.



Dalam pelaksanaan Asian Games pada 2018 lalu di Indonesia, Erick Thohir juga didapuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC). Dia dinilai berhasil dan sukses membawa Indonesia menjadi tuan rumah pada ajang olahraga internasional tersebut.

Setelah membantu Jokowi di Asian Games, Erick pun membantu Jokowi dengan menjadi Ketua Timses Capres Jokowi-Ma'ruf AMin pada Pemilu 2019 lalu. Kepiawaian Erick menjadi ketua Timses mengantarkan pasangan urut nomor 1 pada Pilpres 2019 itu menang.

Erick ThohirErick Thohir (Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A)


Kini Erick Thohir memastikan siap menjadi menteri di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia akan menjadi menteri di sektor ekonomi.

"Intinya bagaimana beliau memaparkan pemikiran beliau yang memang saya rasa kita-kita semua wajib membantu dan ini juga sesuai dengan pidato beliau kemarin ini juga buat rakyat," ujar Erick setelah bertemu dengan Jokowi di Istana Negara.



Sedangkan Wishnutama merupakan pria berusia 49 tahun yang terkenal sukses sebagai ahli di bidang pertelevisian. Wishutama menempuh pendidikan tingginya di Amerika Serikat. Ia berkuliah di Military College of Vermont di Norwich University.

Setelah itu, Wishnutama mengambil jurusan Liberal Arts di Mount Ida College, Boston dan jurusan Komunikasi di Emerson College, Boston.



Setelah mengambil pendidikan, pria yang biasa disapa Tama ini malang melintang di sejumlah perusahaan televisi baik internasional ataupun nasional.

Kariernya moncer karena pada tahun 2006, Tama ditunjuk sebagai Direktur Utama Trans7. Dua tahun kemudian ia ditunjuk menjadi Direktur Utama Trans TV. Pada tahun 2013, Wishnutama mendirikan stasiun televisi NET. Ia pun menjadi Presiden Direktur dan CEO PT. Net Mediatama Televisi pada tahun 2013-2018.



Pada tahun 2018, Wishnutama ditunjuk sebagai Creative Director Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018. Kesuksesannya di Asian Games pun ditunjukkan dengan megahnya acara pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno yang bahkan menjadi trending topic di YouTube, Twitter dan sejumlah medsos lainnya.

Usai perhelatan Asian Games itulah, nama Tama digadang-gadang jadi menteri untuk membantu Jokowi. Isu itu pun akhirnya terlihat makin jelas karena siang tadi pukul 11.00 WIB, Tama dipanggil Jokowi.

WishnutamaWishnutama (Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A)


Setelah bertemu dengan Presiden, ia pun memberi kisi-kisi posisi menteri yang akan dijabatnya. Dia disebut akan menjadi calon menteri Jokowi 2019 sampai 2024 untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreati



"Saya datang ke sini diminta presiden bantu beliau. Saya tidak bercita-cita jadi menteri tapi ini untuk kebaikan bangsa, saya bersedia," ujar Wishnutama usai bertemu Jokowi di Istana Negara.


(rvk/rvk)