detikNews
2019/10/21 19:26:30 WIB

Eks Bupati Serang Cerita Asal-usul Pembagian Jatah Cawabup Nyalon

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Halaman 1 dari 2
Eks Bupati Serang Cerita Asal-usul Pembagian Jatah Cawabup Nyalon Foto: Surat pernyataan pembagian jatah wabup Serang (Dok ist)
Serang - Mantan Bupati Serang periode 2010-2015 Taufik Nuriman cerita asal usul pembagian jatah calon wakil bupati Serang untuk maju di Pilkada 2020. Perjanjian dibuat di rumahnya pada 13 Juli dan dihadiri Bupati Serang Tatu Chasanah, Wakil Bupati Panji Tirtayasa, disaksikan Iwan K Hamdan.

Taufik cerita, saat akan mencalonkan diri sebagai calon bupati Serang periode 2010-2015, ia didatangi Tb Chaeri Wardana alias Wawan. Di pertemuan itu, disepakatilah bahwa Tatu akan mendampinginya sebagai calon wakil bupati Serang. Taufik mengatakan juga sempat bertemu eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah untuk membahas duet Taufik-Tatu.

"Si Tatu itu minta bergabung dengan saya, ya sudah kalau mau bangun Serang ya bisa saja, saya bicarakan dengan tim," kata Taufik Nuriman saat dihubungi detikcom, Senin (21/10/2019).


Di pertemuan itu juga disepakati bahwa saat masa jabatan Taufik habis pada 2015, ia menitipkan anaknya Eki Baehaki agar menjadi calon wakil bupati Serang yang dipasangkan dengan Tatu. Namun, perjanjian katanya tidak secara tertulis.

Belakangan, anaknya tidak bisa maju sebagai calon wakil bupati karena ada aturan undang-undang yang melarang anak petahana menjadi calon kepala daerah. Tatu katanya kemudian memilih Panji Tirtayasa sebagai cawabup di periode 2015-2020.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com