detikNews
2019/10/21 17:56:51 WIB

Minta Diizinkan Demo di Depan Istana, Mahasiswa: Kami Berhak Kritisi Presiden

Farih Maulana Sidik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Minta Diizinkan Demo di Depan Istana, Mahasiswa: Kami Berhak Kritisi Presiden Foto: Massa mahasiswa bernegosiasi dengan polisi (kanan) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Farih-detikcom)
Jakarta - Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) tertahan kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Massa meminta diizinkan menyampaikan aspirasi di depan istana.

Pantauan detikcom, massa tertahan di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, lantaran akses ke depan Istana ditutup. Mahasiswa meminta polisi mengizinkan mereka ke depan Istana.

"Secara konstitusional kita berhak mengkritisi presiden, tolong kawal kami, beri kesempatan kami ke gerbang Istana. Semuanya kita jamin aman," kata perwakilan massa, Ketua Dema UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sultan Rivandi di depan gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata.


Polisi mengaku punya prediksi sendiri meski mahasiswa menyebut situasi akan tetap kondusif jika mereka berdemo di depan Istana. Polisi meminta maaf tidak bisa mengizinkan keinginan mahasiswa.

"Mohon maaf dinda, dinda memprediksi bahwa ini akan aman semua. Kita polisi punya prediksi juga dong," kata polisi yang tidak memakai seragam itu.

"5 menit saja, kita ingin memberikan secarik kertas," kata mahasiswa lainnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com