detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 11:31 WIB

Bamsoet Dinilai Sukses Bikin Pelantikan Jokowi Jadi Pemersatu Bangsa

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Bamsoet Dinilai Sukses Bikin Pelantikan Jokowi Jadi Pemersatu Bangsa Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Keduanya dilantik oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Direktur Riset Populi Center Usep S. Ahyar menilai, MPR sebagai penyelenggara telah sukses menjadikan momentum pelantikan kepala negara ini sebagai pemersatu bangsa yang diwakili oleh para elit politik.

"Artinya pelantikan itu jadi momentum bersatunya tokoh dan menyejukkan. Jadi nggak nyangka juga melihat pertarungannya yang begitu keras, tetapi kemudian happy ending," kata Usep dalam keterangan tertulis, Senin (21/10/2019).

Usep mengapresiasi pembawaan Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam acara tersebut. Menurutnya, politikus Partai Golkar itu tampak santai dan cukup menghibur para hadirin dengan beberapa pantun yang dibawakan dalam pidatonya. Ia berharap, kesuksesan dan kelancaran pelantikan Kepala Negara itu menjadi awal bagi pemerintah untuk memajukan Indonesia.



"Sekali lagi, menarik saya kira Mas Bamsoet tampak santai, walaupun (acaranya) sempat molor tapi pembawaannya santai, banyak senyum, pantun, guyon juga," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah konsolidasi yang dilakukan Bamsoet bersama Pimpinan MPR lainnya dalam menyambut momentum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Safari politik yang dilakukan MPR ke sejumlah tokoh, termasuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai mantan rival Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 dinilai sangat elegan.

"Saya kira safari mengundang tokoh itu berhasil. Termasuk juga mengundang kepala negara. Banyak tokoh, hampir semua pemimpin kita yang hadir, para mantan wakil presiden, mantan presiden, itu hampir semuanya yang masih ada, itu semua hadir. Penyelenggaraanya juga bagus. Mungkin ini keberhasilan Mas Bamsoet, jadi sama dia selesai semua," tuturnya.

Lebih lanjut, dia menilai sudah tepat Ketua MPR diberikan kepada Partai Golkar. Apa yang dilakukan Bamsoet sebelum dan saat pelaksaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, merupakan ciri khas dari politisi Partai Golkar.



Menurutnya, Partai Golkar selama ini memang lebih jago berperan sebagai penengah bagi partai-partai lain yang berseteru. Hal itu ditunjukkan dalam beberapa kesempatan, dalam sejarah perpolitikan Indonesia.

"Partai Golkar ini memang mantap soal begini ini. Selalu kan, di Senayan itu, walaupun tidak mayoritas, Golkar secara opini, segala macam itu menguasai. Saya kan juga pernah di DPR, saya lihat Partai Golkar memang canggih cara berpolitiknya. Partai Golkar dalam konteks berpolitiknya profesional betul," katanya.

"Itu juga kan yang diperankan Mas Bamsoet. Mas Bamsoet ini kader luar biasa di Golkar. Di samping itu, dia kan Dapil Jawa Tengah, Banyumas. Nah itu juga dengan gayanya yang penengah itu pantas Mas Bamsoet saya kira. Di Banyumas itu kan, kalau kita melihat sejarah tidak ada kerusuhan juga. Ini kan yang dimainkan politik tengah yang bisa merangkul banyak tokoh dan terbukti Pak Prabowo, Pak Sandi, kelihatan enjoy di situ," pungkasnya.



Ini Sederet Pantun Bamsoet di Panggung Pelantikan Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]



(ujm/ujm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com